Hati-hati, Sanksi Baru Bagi Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Lebih Berat, Jangan Coba-coba Telat Bayar

Jangan Coba-coba Telat Bayar, Ini Sanksi Baru Bagi Penunggak Iuran BPJS Kesehatan, Lebih Berat

Hati-hati, Sanksi Baru Bagi Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Lebih Berat, Jangan Coba-coba Telat Bayar
(Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella)
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

Pemerintah berencana menaikan iuran peserta BPJS Kesehatan mulai awal tahun 2020.

Langkah itu diambil karena dianggap paling tepat untuk mengatasi permasalahan defisit keuangan BPJS Kesehatan.

Ngebet Nikah, Wanita ini Nekat Sambangi Cowoknya Hingga Melamar Duluan: Ayo Kita Menikah Hari Ini!

Sebab, keuangan BPJS Kesehatan selama dua tahun belakangan terus berdarah-darah.

Pada 2018 lalu, defisit keuangan lembaga tersebut mencapai Rp 18,3 triliun.

Bahkan, di tahun ini defisit keuangan BPJS Kesehatan diperkirakan membengkak menjadi Rp 32 triliun.

Diharapkan, dengan kenaikan iuran tersebut pemerintah tak perlu lagi menyuntikan dana ke BPJS Kesehatan.

Saat ini, untuk peserta kelas III dikenakan iuran Rp 25.500 per bulannya.

Jika dinaikkan, maka peserta harus membayar Rp 42.000.

Sederet Penampilan Veronica Tan Mantan Istri Ahok BTP, Disebut Makin Terlihat Muda & Cantik

Lalu, untuk peserta kelas II saat ini dikenakan iuran sebesar Rp 51.000 per bulannya.

Setelah dinaikkan, peserta harus membayar Rp 110.000.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved