Berita Bangka Selatan

Mengatasi Angka Putus Sekolah, Dindik Basel Aplikasikan Program Sekolah Agik

Untuk mengatasi tingginya angka putus sekolah di Bangka Selatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan akan luncurkan program 'Sekolah Agik'

Mengatasi Angka Putus Sekolah, Dindik Basel Aplikasikan Program Sekolah Agik
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi 

BANGKAPOS.COM - Untuk mengatasi tingginya angka putus sekolah di Bangka Selatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan akan luncurkan dan aplikasikan program 'Sekolah Agik' bagi siswa yang putus sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi ketika ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, (9/10/2019) menyatakan program ini sengaja dibentuk oleh pihaknya sebagai upaya untuk mengatasi angka putus sekolah yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.

Sejak 2014 ketika program ini diluncurkan, Sumadi menyampaikan cukup banyak peserta didik yang dijaring untuk melanjutkan pendidikan.

"Pada dasarnya karena peserta didik ini sudah berhenti di sekolah formalnya, maka untuk mengatasi dan memutus angka putus sekolah maka diarahkan untuk melanjutkan ke sekolah non-formal atau biasa disebut sekolah paket," ujar Sumadi.

Adapun jumlah peserta didik yang telah terjaring ke dalam sekolah non-formal atau sekolah paket ini ungkap Sumadi yaitu sebanyak 851 anak didik.

Dengan adanya program 'Sekolah Agik' ini, Sumadi berharap tingkat pendidikan dan tingkat kesadaran melanjutkan pendidikan di Bangka Selatan menjadi lebih baik dan berdampak pada meningkatnya kualitas sumberdaya manusia (SDM) di Bangka Selatan.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved