Berita Bangka Selatan

Kepala Dinas Pendidikan Bangka Selatan Beberkan Penyebab Tingginya Angka Putus Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi menyatakan ada beberapa faktor penyebab tingginya angka putus sekolah di Bangka Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Bangka Selatan Beberkan Penyebab Tingginya Angka Putus Sekolah
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi 

BANGKAPOS.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi menyatakan ada beberapa faktor penyebab tingginya angka putus sekolah di Bangka Selatan.

Kepada awak media, Sumadi yang ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, (9/10/2019) menyebutkan faktor-faktor yang di antaranya yaitu karena permasalahan ekonomi, permasalahan budaya dan pengaruh lingkungan.

Dari faktor perekonomian, Sumadi menyatakan banyak siswa yang seharusnya menempuh pendidikan di sekolah formal, tetapi malah harus bekerja membanting tulang untuk mencari rezeki.

Tak hanya itu, Sumadi juga menyatakan tisak sedikit pelajar yang ketika bekerja sudah tidak mau lagi sekolah karena sudah merasakan kenyamanan memiliki penghasilan.

"Selain faktor ekonomi, ada juga yang menjadi permasalahan kita di Basel yaitu ketika anak sudah bisa membaca dan menulis maka orang tersebut beranggapan jika dirinya sudah berhasil," beber Sumadi.

Karena sudah merasa pandai menghitung dan menulis, kebanyakan peserta didik tidak butuh lagi memerlukan ilmu pengetahuan di sekolah.

Lebih parahnya lagi lanjut Sumadi, menjamurnya anggapan sekolah hanya membuang-buang waktu dan karena belum banyak orang-orang yang bersekolah yang menjadi seseorang yang berhasil dan sukses.

"Minimnya role model di Basel sehingga menyebabkan generasi muda kita kurang semangat dan tidak termotivasi," tandasnya.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved