Berita Pangkalpinang

Peletakan Batu Pertama Kampung Bangka dan Miniatur Tempat Ibadah Bhay Park

Selain pembangunan Kampung Bangka dan Miniatur tempat ibadah juga dibangun fasilitas lain. Seperti Taman Satwa, Outbond, pusat jajanan makanan

Peletakan Batu Pertama Kampung Bangka dan Miniatur Tempat Ibadah Bhay Park
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Peletakan batu pertama pembangunan Kampung Bangka dan Miniatur tempat ibadah juga di Bhay Park Polda Kepulauan Bangka Belitung Kamis (10/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Peletakan batu pertama pembangunan Kampung Bangka dan Miniatur Tempat Ibadah di BhayPark Polda Kepulauan Bangka Belitung Kamis (10/10/2019).

Kegiatan dipimpin oleh Kapolda Brigjen Pol Istiono dihadiri oleh Wagub Abdul Fatah, Walikota Pangkalpinang Maulana Akil, unsur Forkominda serta tokoh agama dan tokoh masyakarat

"Insya Allah dalam waktu tidak lama lagi selain pembangunan kampung Bangka dan miniatur tempat ibadah serta berbagai fasilitas penunjang lainnya akan selesai karena setelah peletakan batu pertama ini langsung ditindaklanjuti dengan proses pembangunan fisik," kata Brigjen Pol Istiono

Brigjen Pol Istiono mengatakan dirinya serta jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terimakasih kepada pemilik lahan yang mengihabahkan lahan untuk kawasan Bhay Park. Antara lain Pemprov Kepulauan Bangka Belitung,

Pemkot Pangkalpinang pemilik kolong dan Pak Umar. Total lahan Bhay Park seluas 50.322 m2 dengan rincian luas daratan 16.1u2 m2 dan luas danau/kolong 34.150 m2.

"Pemprov Kepulauan Bangka Belitung menghibahkan lahan berupa daratan, Pemkot Pangkalpinang mengibahkan kolong dan Pak Umar mengibahkan lahan untuk jalan kita ucapkan terimakasih karena semua ini untuk masyrakat umum," kata Brigjen Pol Istiono

Sejak awal mulai dimanfaatkannya lahan yang mulanya merupakan lahan pinjam pakai hingga kemudian dihibahkan kepada Polda Kepulauan Bangka Belitung kawasan Bhay Park telah digunakan masyarakat untuk berolahraga dan wisata keluarga serta bebagai kegiatan lain.

Nantinya selain pembangunan Kampung Bangka dan Miniatur tempat ibadah juga dibangun fasilitas lain. Seperti Taman Satwa, Outbond, pusat jajanan makanan tradisional Bangka Belitung, berbagai fasiltas permainan, perpustakaan serta fasilitas lainnya.

Bakal ada pihak ketiga yang mengolanya sehingga dapat terjaga dan terawat dengan baik.

"Mengapa ada pihak ketiga yang mengelola karena agar kawasan ini terjaga dengan baik dan terawat sehingga terus dapat dimanfaatkan masyrakat luas," ujar Brigjen Pol Istiono

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved