Di Kendari Istri TNI Posting Ujaran Negatif Karir Suami Hancur, Di Depok Gara-Gara Medsos Bercerai

Pengalaman ini terjadi pada Komandan Kodim Kendari, Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi (HS) yang dicopot dari jabatannya akibat postingan istrinya.

Di Kendari Istri TNI Posting Ujaran Negatif Karir Suami Hancur, Di Depok Gara-Gara Medsos Bercerai
(FACEBOOK/FS-tni-au.mil.id)
Inilah Sosok Istri TNI yang Unggah Fitnah Soal Wiranto di Media Sosial, Suami Dicopot dan Ditahan 

BANGKAPOS.COM--Gara-gara jari sang istri Anggota TNI yang mengunggah ujaran negatif di media sosial berdampak bagi karir prajurit suaminya. Karir para Anggota TNI ini yang dibangun dengan susah payah hancur dalam sekejap akibat nyinyiran sang istri di medsos.

Tentu saja hal ini menjadi pelajaran bagi para istri prajurit dan juga masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. Tidak menggunggah konten yang berbau Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA), ujaran negatif maupun konten pornografi.

Pengalaman ini terjadi pada Komandan Kodim Kendari, Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi (HS) yang dicopot dari jabatannya akibat postingan istrinya di media sosial.

Istri perwira TNI AD tersebut diketahui mengunggah postingan nyinyir terkait peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.

Istri Dandim Kendari kolonel HS nyinyir Wiranto. Dan foto kanan Wiranto yang sedang dirawat dokter karena luka tusuk.
Istri Dandim Kendari kolonel HS nyinyir Wiranto. Dan foto kanan Wiranto yang sedang dirawat dokter karena luka tusuk. ((Kolase Foto: Istimewa/via tribunnews))
Bukan hanya Dandim Kendari saja yang dicopot dari jabatannya akibat postingan nyinyir istri di media sosial.

Seorang anggota TNI lainnya berpangkat Sersan Dua pun mengalami hal serupa.

“Kepada suami kedua individu ini telah memenuhi unsur pelanggaran terhadap UU No 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer. Suami salah satu individu tersebut adalah Kolonel HS yang merupakan Komandan Dandim Kendari."

"Kepadanya telah saya perintahkan melepas jabatannya sebagai konsekuensi serta 14 hari penahanan ringan," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

"Sementara untuk Sersan Dua Z juga telah dikeluarkan surat perintah melepas jabatan serta menjalani hukuman disiplin yang sama penahanan ringan 14 hari,” lanjut Andika Perkasa.

Sementara itu, untuk istri pengunggah postingan di media sosial yang dimaksud, Andika mengatakan pihak TNI AD akan mendorongnya ke ranah peradilan umum.

“Karena postingan keduanya telah melanggar UU No 19 Tahun 2016 tentang UU ITE dan telah kami dorong ke ranah peradilan umum,” kata Andika.

Adapun status nyinyir yang dibuat istri Dandim Kendari berinisial IZN viral di media sosial, terutama Facebook.

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved