Berita Bangka Tengah

Anggota DPRD Bateng Nilai Pemerintah Berlebihan Jika Tunggak BPJS Masyarakat Sulit Buat SIM

Menanggapi hal ini Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Apri Panzupi menghela nafas panjang.

Anggota DPRD Bateng Nilai Pemerintah Berlebihan Jika Tunggak BPJS Masyarakat Sulit Buat SIM
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Anggota DPRD Bateng, Apri Panzupi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Rencana pemerintah yang akan mengeluarkan Inpres, penunggak BPJS Kesehatan akan dikenakan sanksi, diantaranya sulit membuat SIM, bayar pajak, pengajuan IMB dan sebagainya.

Sedangkan di Babel ada 324.783 peserta mandiri BPJS Kesehatan, dan sekitar 40 persen atau sekitar 129.913 jiwa menunggak.

Menanggapi hal ini Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Apri Panzupi menghela nafas panjang.

Ia menilai, pemerintah berlebihan jika harus memberikan sanksi tersebut. Menurutnya BPJS ini adalah asuransi yang bersifat hak bukan kewajiban, terlebih lagi BPJS mandiri, sehingga jika peserta mau ikut BPJS harus membayar jika tidak mau ikut tidak perlu dipaksakan.

"Jujur pemerintah berlebihan, BPJS ini kan bersifat asuransi, kalau mau ya ikut kalau tidak ya tidak perlu dipaksa, hanya kan konsekuensinya jika tidak ikut tidak bisa menikmati fasilitas BPJS," ungkap Apri, Senin (14/10/2019) kepada Bangkapos.com

Terlebih lagi jika hal ini dijadikan prasyarat hal-hal administratif kependudukan, sehingga menurutnya sanksi seperti ini tidak manusiawi.

Ia mengatakan, seharusnya pemerintah melakukan klarifikasi kepada masyarakat,  mengapa masyarakat bisa menunggak iuran BPJS tersebut, karena bisa jadi masyarakat tersebut mengalami kekurangan dalam pendapatan sehingga tidak memiliki anggaran lebih untuk membayar BPJS.

"Bisa saja masyarakat tidak memiliki pendapatan lebih untuk membayar iuran BPJS, nah ini harus dicarikan solusi, pemerintah harus hadir. Bukan serta merta memberikan sanksi tersebut," saran Apri. (Bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved