Berita Pangkalpinang

Fordas Ingatkan Potensi Banjir Besar di Bangka Belitung Memasuki Musim Hujan

Daya tahan lahan dan hutan berkurang. Sungai yang semakin dangkal dan hutan yang semakin gundul dinilai tidak akan mampu menampung debit air

Fordas Ingatkan Potensi Banjir Besar di Bangka Belitung Memasuki Musim Hujan
Dokumen Bangka Pos
Air mulai menggenangi jalan di Kampung Bintang Kota Pangkalpinang, menurut Lurah Kampung Bintang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Kepulauan Bangka Belitung Fadillah Sobri mengingatkan adanya potensi banjir besar di Bangke Belitung jika musim hujan tiba.

Banjir besar berpotensi terjadi lagi seandainya intensitas hujan tinggi dan pasang air laut tinggi seperti saat banjir pada 2016 dan 2017.

"Berdasarkan analisis akademik kami, ya akan banjir. Ini terjadi karena intensitas hujan yang tinggi, lahan yang tidak sanggup menampung lagi, dan pasang tinggi. Kalau ketiga unsur ini terpenuhi, ya banjir," kata Fadillah seusai rapat kesiapan penanaman rehabilititasi hutan dan lahan kritis di ruang Pasirpadi, Kantor Gubernur, Senin (14/10/2019).

Daya tahan lahan dan hutan saat ini sudah jauh berkurang. Sungai yang semakin dangkal dan hutan yang semakin gundul dinilai tidak akan mampu menampung debit air saat musim hujan.

Menurutnya potensi banjir ini perlu diantisipasi dengan kesiapan menghadapai bencana.

"Reboisasi, penghijauan itu butuh waktu. Ya paling tidak, masyarakat harus siap mengadapi bencana banjir. Antisipasi sebenarnya tidak bisa dilakukan secara parsial, semuanya harus bergerak," kata Fadillah.

Pengerukan badan sungai juga tidak akan banyak membantu untuk antisipasi. Pasalnya, pengerukan tidak sebanding dengan aktivitas tambang ilegal yang dinilai menjadi penyebab utama dangkalnya aliran sungai dan seimentasi.

"Kolong retensi Kacangpedang itu hanya sepertiga saja kemampuannya menahan banjir. Di Babel ini ada tiga DAS, di Kacangpedang hanya menampung DAS Rangkui saja. Upaya pemerintah saat ini kesiapsiagaan penanggulangan bencana saja, itu kalau upaya teknis itu tidak dilakukan secara masif," kata Fadillah.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved