Berita Pangkalpinang

Pembangunan Masjid Syuhada Dimulai, Molen Berharap Jadi Ikon Kebersamaan Warga

Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), meletakkan batu pertama sebagai simbol pembangunan Masjid Syuhada, Kelurahan Pasir Putih

Pembangunan Masjid Syuhada Dimulai, Molen Berharap Jadi Ikon Kebersamaan Warga
Bangkapos/irakurniati
Peletakan batu pertama pembangunan masjid Syuhada, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan, Senin (14/10/2019) 

BANGKAPOS.COM - Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen), meletakkan batu pertama sebagai simbol pembangunan Masjid Syuhada, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan, Senin (14/10/2019).

Masjid yang menempati lahan hibah pemerintah kota Pangkalpinang seluas 45x60 meter ini digenjot pembangunannya mulai dari penimbunan dan pengeboran lahan. Karena lahan yamg ditempati masjid berbentuk lembah yang ditumbuhi tanaman nipah.

"Masjid ini tempat yang sangat strategis. Dekat dengan pasar dan pemukiman warga, karena kalau di pasar itu mau salat saja susah cari masjidnya. Untungnya tempat ini sangat strategis," kata Molen.

Dia berharap, masjid yang dibangun ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan dapat menjadi ikon kebersamaan dan persaudaraan bagi warga sekitar.

Molen mengingatkan, agar kehadiran masjid yang sedang memulai pembangunan ini, menjadikan Kelurahan Pasir putih jauh dari kesan negatif karena kawasan ini sudah kerap bersinggungan dengan permasalahan narkoba.

"Ini daerah rawan narkoba. Jangan sampai menjadi daerah yang negatif. Kita mulai lah dengan partisipasi orang tua dan masyarakat menjaga pergaulan anak-anaknya. Menjaga norma-norma agama dan pergaulan muda-mudi jangan sampai berbuat hal-hal tidak diinginkan," tutur Molen.

"Mari ramaikan masjid ini, jaga persatuan dan persaudaraan kita dan jaga norma-norma agama untuk mempereratnya," tukasnya.

Sementara itu, ketua panitia pembangunan masjid, Arkani, menambah, dana yang digelontorkan untuk membangun masjid dua lantai ini baru terkumpul sekitar Rp 500 juta, atas bantuan hibah Pemerintah Provinsi Babel, Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kementerian Agama Pangkalpinang dan berbagai donatur lainnya.

"Dana yang kami dapatkan dari pengajuan proposal dan alhamdulillah dananya cair. Kami mohon doa dan partisipasi masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar dan bisa kita manfaatkan bersama," kata Arkani.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved