Info Kesehatan

Ahli Onkologi: Biarkan Pasien Kanker Santap Makanan yang Disukai, Jangan Sampai Malnutrisi

Salah satu ciri terkena kanker, secara kasat mata adanya penurunan berat badan yang cukup signifikan walaupun tanpa diet.

Ahli Onkologi: Biarkan Pasien Kanker Santap Makanan yang Disukai, Jangan Sampai Malnutrisi
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Ketua Yayasan Kanker Indonesia Prof Aru Wisaksono Sudoyo SpPD-KHOM, FACP yang juga ahli hematologi dan onkologi dari Rumah Sakit Medistra, Jakarta. 

BANGKAPOS.COM--Salah satu ciri terkena kanker, secara kasat mata adanya  penurunan berat badan yang cukup signifikan walaupun tanpa diet.

Kondisi ini terus terjadi sehingga massa otot dan massa lemak juga ikut tergerus sehingga semakin terlihat kurus dan layu.

Belum lagi setelah terdiagnosa kanker, pasien harus menjalani terapi, dan   kondisi psikis pasien yang membuat berat badan semakin terjun bebas.

Belum cukup sampai disitu,   seringkali pasien terpapar berbagai mitos, mengenai makanan.

Harus makan ini itu yang belum tentu disukainya, dan juga menghindari banyak pantangan.

Akibatnya kondisi pasien kanker yang sudah mengalami penurunan berat badan secara drastis, menjadi semakin kurus dan malnutrisi.

Berkurangnya berat badan secara signifikan ini menurut dr Dedyanto Henky Saputra M.Gizi dari Medical Departement Kalbe Farma karena  ketika sel kanker mulai muncul, sel-sel ini mencetuskan terjadinya inflamasi (peradangan) yang membuat metabolisme tubuh meningkat sehingga membutuhkan kalori lebih tinggi.

Di satu sisi juga sel kanker  menekan nafsu makan.

Mengenai kehilangan nafsu makan ini, ditandai hilangnya keinginan  untuk menikmati makanan bahkan makanan yang awalnya paling favorit. 

Elly (53) penderita kanker payudara mengatakan, ketika terkena kanker, tidak ada keinginan untuk makan.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved