Berita Bangka Tengah

Bupati Bangka Tengah Bagikan Kisah Inspiratif

Karena tidak semua anak dalam satu kelas kelak akan memilih profesi yang berhubungan dengan matematika

Bupati Bangka Tengah Bagikan Kisah Inspiratif
Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pada saat memberikan kata sambutan di kegiatan Seminar dan Pencanangan Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis masyarakat, di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Bupati Bateng Ibnu Saleh sampaikan cerita yang menyita perhatian dari para tamu undangan.

Ia mengatakan cerita tersebut ia terima dari teman sejawatnya, Ibnu bercerita jika ada seorang guru di Australia pernah berkata : "Kami tidak terlalu khawatir jika murid-murid kami tidak pandai matematika. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri," ujar Ibnu (15/10) menirukan pernyataan guru tersebut.

Saat ditanyakan alasan guru tersebut memberikan pernyatan seperti itu, sang guru pun menjawab karena sekolah hanya perlu melatih anak selama tiga bulan saja untuk menguasai matematika, sementara butuh waktu bertahun-tahun untuk melatih agar bisa mengantri.

Karena tidak semua anak dalam satu kelas kelak akan memilih profesi yang berhubungan dengan matematika, namun semua murid dalam satu kelas, sepanjang hidup mereka pasti membutuhkan etika, moral, dan pelbagai pelajaran berharga lainnya yang diperoleh dari kebiasaan mengantri, seperti :

1. Dengan mengantri anak belajar manajemen waktu, jika ingin mengantri paling depan, maka harus datang lebih awal.
2. Dengan mengantri anak belajar menghormati hak orang lain yang datang lebih awal, tidak merasa menang sendiri.
3. Dengan mengantri anak belajar disiplin dan tidk menyerobot hak orang lain.
4. Dengan mengantri anak belajar tabah dan sabar dalam mencapai tujuan.
5. Dengan mengantri anak belajar malu, jika ia menyerobot antrian.
6. Dengan mengantri anak belajar bekerjasama tidak saling bertentangan, karena akan menunggu antrian.
7. Dengan mengantri anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain.
8. Dengan mengantri anak belajar bersosialisasi dengan anak lain yang ikut mengantri.
9. Dengan mengantri anak belajar kreatif yakni bagaimana memanfaatkan waktu selama mengantri, misalnya dengan membaca buku.

"Menanamkan budaya antri, seperti juga budaya hidup bersih dan kerukunan bertetangga adalah beberapa contoh pendidikan akhlak, watak atau kepribadian yang secara jujur harus diakui perlu lebih digalakkan di Kabupaten Bangka Tengah," pungkas Ibnu.

(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Tags
Ibnu Saleh
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved