Berita Pangkalpinang

Harga Timah Anjlok, Hendra Apollo Duga Ada Permainan Mafia Timah

Harga jual timah ditingkat penambang rakyat anjlok hingga Rp 60.000 per kilogram.

Harga Timah Anjlok, Hendra Apollo Duga Ada Permainan Mafia Timah
Bangkapos.com/Hendra
Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Harga jual timah ditingkat penambang rakyat anjlok hingga Rp 60.000 per kilogram.

Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo mengatakan anjloknya harga timah ini dikhawatir bakal memperparah perekonomian masyarakat di Bangka Belitung.

"Harga komoditas kita anjlok mulai dari lada, karet dan sawit. Sekarang timah pun anjlok, harganya kita dapat keluhan dari masyarakat hanya Rp 60.000 per kilogram," ungkap Hendra Apollo kepada bangkapos.com, Selasa (15/10/2019).

Menurut Hendra Apollo, beberapa pelaku tambang timah saat ini mulai mengurangi volume pembelian timah. Hal ini akibat dari anjloknya harga timah ditingkat bursa.

Harga timah ditingkat bursa, untuk buraa LME US Dollar 16.550 per metrik ton dan ICDX US Dollar 17.050 per metrik ton.

Bahkan kata Hendra Apollo, sudah banyak penambang yang mulai menghentikan operasional tambang timahnya.

"Ini tidak bisa kita diamkan. Kita akan seger temui kementrian ESDM dan Bursa ICDX untuk mempertanyakan masalah ini,"kata Hendra Apollo.

"Patut diduga ada mafia timah yang bermain. Kita akan panggil PT Timah utk memecahkan masalah ini," tegasnya. (Bangkapos.com/Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved