Kriminalitas

Simpan 1,8 Kg Sabu, Penyergapan Bebek yang Dilakukan BNN Nyaris Gagal

Upaya anggota BNN Kota Pangkalpinang yang bekerjasama dengan BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung nyaris gagal

Simpan 1,8 Kg Sabu, Penyergapan Bebek yang Dilakukan BNN Nyaris Gagal
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Jumpa pers ungkap narkoba di BNN Kota Pangkalpinang, Selasa (15/10//2019) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Upaya anggota BNN Kota Pangkalpinang yang bekerjasama dengan BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung nyaris gagal saat akan membekuk Zainal Abidin alias Bebek.

Bebek memang menjadi TO aparat terkait informasi bahwa tersangka kerap menyimpan narkoba dalam jumlah besar.

Awalnya saat dibekuk tidak didapati narkoba namun setelah Bebek dibawa kediaman dan dilakukan penggeledahan disaksikan RT setempat didapati 1,8 kg sabu.

"Awalnya dia kita tangkap di warung makan tak jauh dari rumahnya tidak kita dapat BB tapi saat kita gelisah rumahnya disaksikan RT setempat ada 1,8 kg sabu yang disimpan," kata AKBP Iklas Gunawan.

AKBP Iklas Gunawan mengatakan walaupun menyimpan sabu dalam jumlah besar namun tersangka berdasarkan hasil tes urine bersih dari narkoba.

"Dia simpan narkoba jumlahnya besar tapi nggak pake narkoba jadi masyarakat jangan bodoh menggunakan narkoba," ungkap Iklas Gunawan.

Sementara Bebek mengatakan, dirinya sudah dua kali mengambil order sebagai kurir sabu sabu. Pertama ia menyimpan sabu titipan sebanyak 500 gram. Namun sabu tersebut ia buang karena khawatir tertangkap. Kemudian ia tergiur kembali saat dijanjikan upah Rp 20 juta sebagai kurir sabu seberat 1,8 kg.

"Yang pertama setengah kilo saya buang yang kedua ini kalau berhasil upahnya 20 juta," kata Bebek.

Bebek mengatakan, dirinya tidak tahu orang yang menyuruhnya menyimpan narkoba. Dirinya hanya diminta menyimpan nanti ada yang menghubungi untuk mengambil narkoba tersebut.
"Dak tau siapa yang nyuruh maupun siapa yang nanti ngambik narkoba saya cuma ditelpon," aku Bebek. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved