Susunan Kabinet Jokowi-Ma'ruf Sudah Bocor Sebelum Pelantikan 20 Oktober, Begini Reaksi Istana

Lalu ada juga keterangan, surat itu ditujukan kepada partai politik pendukung dan ketua tim sukses Jokowi-Ma'ruf.

Susunan Kabinet Jokowi-Ma'ruf Sudah Bocor Sebelum Pelantikan 20 Oktober, Begini Reaksi Istana
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seusai mengadakan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu di Indonesia diantaranya pemindahan ibu kota, isu ekonomi hingga pertahanan negara. 

BANGKAPOS.COM - Media sosial kembali dihebohkan dengan surat berisi susunan kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal ini terjadi jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober. Namun, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Adita Irawati memastikan surat itu hoaks.

Surat yang beredar itu ditandatangani seorang bernama Ahmad Nasrullah A Fathir yang diberi keterangan sebagai Staf Ahli Jokowi bidang Komunikasi.

Di bagian kop surat, diberi foto Jokowi-Ma'ruf serta lambang Garuda.

Lalu ada juga keterangan, surat itu ditujukan kepada partai politik pendukung dan ketua tim sukses Jokowi-Ma'ruf.

Namun Adita memastikan surat tersebut palsu alias hoaks.

"Dokumen ini ditandatangani oleh staf ahli komunikasi presiden yang jabatan itu pun tidak ada saat ini," kata Adita kepada kompas.com, Senin (14/10/2019).

Adita lalu menegaskan, penetapan menteri adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.

Ia meminta masyarakat tak mudah percaya dengan spekulasi yang beredar.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar saat tiba di Kantor DPP PKB di Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi serta membahas isu-isu politik terkini. Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar saat tiba di Kantor DPP PKB di Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi serta membahas isu-isu politik terkini. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)

"Daftar nama yang beredar saat ini tidak jelas juga sumbernya."

"Jadi sebaiknya masyarakat tidak usah berspekulasi, tunggu saja saatnya nanti," kata Adita.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved