Berita Pangkalpinang

Hits Gula Aren, Dio Febrian Intip Peluang Bisnis, Unggul Murni 100 Persen

Produksi gula aren miliknya sudah memiliki sertifikasi halal dan BPOM serta label original 100 persen aren murni sehingga aman untuk dikonsumsi.

Hits Gula Aren, Dio Febrian Intip Peluang Bisnis, Unggul Murni 100 Persen
Istimewa
Dio Febrian (kanan) memulai bisnis gula aren yang tengah hist saat ini. Dio Febrian (kanan) memulai bisnis gula aren yang tengah hist saat ini. 

BANGKAPOS.COM - Palm sugar atau gula aren, kini tengah hits di kalangan para pelaku usaha. Tidak sedikit pelaku usaha yang bergerak dibidang kuliner ini memvariasakan gula aren sebagai pemanis dan penambah rasa yang dicampur dengan berbagai jenis minuman seperti kopi, susu hingga boba.

Boomingnya gula aren juga menciptakan peluang bisnis yang wajib diperhitungkan. Dio Febrian, pemuda asal Pangkalpinang ini mencoba peruntungan memasarkan gula aren dengan label sendiri ke skala lokal maupun nasional, yang dinilainya dapat mendatangkan peluang bisnis. Apalagi gula aren bisa dipakai oleh pelaku usaha mikro hingga menengah.

"saat ini kan sedang digandrungi pelaku usaha, dan geliatnya sudah kelihatan penggunaan maupun permintaan pemasokan di beberapa tahun terakhir ini," ujar Dio kepada Bangka Pos, Rabu (16/10/2019).

Menurut Dio, saat ini sudah banyak pelaku usaha maupun industri rumahan yang menggunakan gula aren sebagai pengganti gula putih sehingga dia menangkap peluang ini untuk memasarkan produk dengan label sendiri yang diberi nama Gulea, diambil dari kata gule (bahasa Bangka) atau gula.

Produksi gula aren miliknya sudah memiliki sertifikasi halal dan BPOM serta label original 100 persen aren murni sehingga aman untuk dikonsumsi.

Dia pun bekerja sama dengan pabrik Mitra Aren Indonesia di sukabumi Jawa Barat untuk memenuhi permintaan pasar. Gulea pun sudah menjadi penyuplai di beberapa gerai-gerai ternama seperti Torabika maupun Nutrifood dan akan masuk di Transmart Pangkalpinang.

Gulea indonesia memasarkan dua jenis produk yaitu liquid palm sugar (gula aren cair) dengan tiga kemasan, satu liter seharga Rp 35 ribu, 500 ml seharga Rp 25 ribu dan 250 ml dengan harga Rp 15 ribu serta gula aren pasir (semut) dengan harga Rp 38 ribu per kilogram.

"Untuk harga terhitung sangat kompetitif, bahkan bisa dikatakan paling murah karena langsung disuplay dari pabrik ke masyarakat tanpa perantara," sambungnya.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved