Berita Sungailiat

Jelang Akhir Tahun 117 Lelang Paket Proyek Telah Dilelang LPSE Kabupaten Bangka

Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bangka hingga saat ini telah melakukan 117 lelang paket proyek

Jelang Akhir Tahun 117 Lelang Paket Proyek Telah Dilelang LPSE Kabupaten Bangka
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bangka hingga saat ini telah melakukan 117 lelang paket proyek dari pengadaan barang, jasa dan kontruksi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Bangka, Setya Wahyudi, mengatakan hingga Oktober ini telah 117 paket tender pengadaan barang dan jasa telah telah dilakukan pelelangan dengan jumlah lelang kontruksi yang paling besar.

"Paket tender pengadaan barang jasa di Kabupaten Bangka, jumlahnya 117 paket dengan total nilai pagu anggaran Rp 139 milyar lebih, untuk pengadaan barang 26 paket, jasa lainya 6 paket, dan kontruksi 85 paket," ungkap Setya Wahyudi kepada wartawan, Rabu (16/10/2019).

Ia menambahkan, untuk lelang paling besar yaitu ada pada kontruksi pembangunan Gedung Olahraga (GOR) yang mencapai Rp 14 Milyar, sementara untuk lainya masih dibawah itu.

"Kalau untuk pelaksanaan ada di OPD, tetapi untuk kontruksi paling besar mencapai Rp 14 Milyar, sementara untuk tender sudah selesai, karena walaupun ada kemungkinan kecil terlaksana, karena tender itu memerlukan waktu 30 hari, dengan pelaksaan berapa hari ini, sehingga agak riskan, karena ini telah masuk akhir tahun," jelas Setya.

Menurutnya, sebagai penyedia mereka wajib mengumumkan setiap proyek yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah, baik itu di bidang barang, jasa dan kontruksi.

"Kalau kita sebagai penyedia, tugasnya mengumumkan pemilihan penyedia yang dimohonkan oleh OPD, misalnya OPD punya paket bangunan gedung di atas Rp 200 juta kita telaah, segalanya kita kaji dan diumumkan melalui online," jelas Setya.

Ia mengharapkan kedepan pihak OPD terkait  lebih bisa memahami proses yang telah ada di bagian pengadaan jasa, agar memudahkan satu sama lainnya dalam melakukan pelelangan pekerjaan untuk pembangunan di Kabupaten Bangka.

"Kami paling melakukan sosialisasi penyedia pelaku, PPK penyedia memberikan bimbingan untuk di input dalam penawaran, karena walaupun itu Rp100 ribu wajib diumumkan, selain itu pengadaan tidak bisa dilaksanakan bila tidak ada rencana umum pengadaan,"t ukasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved