Kriminalitas

Kasus Duel Maut Berebut Janda, Pelaku Dituntut 18 Tahun, Tinggal Tunggu Putusan Hakim

Nasib Anto Iwan (35) di 'ujung tanduk'. Terdakwa pelaku pembunuhan diduga berencana itu tinggal menanti vonis.

Kasus Duel Maut Berebut Janda, Pelaku Dituntut 18 Tahun, Tinggal Tunggu Putusan Hakim
Bangkapos.com
Suasana rekonstruksi kasus duel maut menewaskan Andrew (40) di Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka. Reka ulang itu digelar oleh Polsek Pemali di Mapolres Bangka, Kamis (27/6/2019). Tampak Tersangka Anto Iwan, Saksi ZR, pihak kepolisan, jaksa dan pengacara. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Nasib Anto Iwan (35) di 'ujung tanduk'. Terdakwa pelaku pembunuhan diduga berencana itu tinggal menanti vonis.

Rencananya perkara duel maut berebut janda beranak tiga ini bakal diputuskan, 24 Oktober 2019 mendatang.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Fatimah diwakili Humas R Narendra Mohni, Rabu (16/10/2019) mengatakan, pada sidang dua pekan sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka telah membacakan tuntutan. "Ketika itu Terdakwa Anto Iwan dituntut pidana penjara selama 18 tahun," kata Narendra.

Dalam surat tuntutan JPU kata Narendra telah diuraikan tentang kronologis kejadian dan dugaan pelanggaran yang dilakukan Terdakwa Anto Iwan. "Anto Iwan (dianggap) terbukti bersalah melanggar Pasal 340 KUHP, dituntut 18 tahun penjara oleh JPU," katanya.

Sedangkan pada sidang pekan lalu, terdakwa telah diberikan kesempatan membela diri. Pada intinya saat agenda sidang pledoi yang dimaksud, Terdakwa Anto Iwan mengaku bersalah dan minta hukuman diringankan.

Sidang rencananya dilanjutkan pada Tanggal 24 Oktober 2019, agenda putusan oleh Majelis Hakim PN Sungailiat, dipimpin Ketua Majelis, Dewi."vonis Tanggal 24 Oktober 2019," tegas Narendra.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Anto Iwan (35), terancam penjara seumur hidup. Pria ini diduga melakukan pembunuhan secara terencana menyusul sebilah pisau yang ia siapkan sebelum bertemu lawan, Andrew (40).

Pelaku mendekam di balik jeruji besi, pasca penangkapannya oleh Tim Gabungan Polsek Pemali dibantu Tim Polres Bangka, Minggu (12/5/2019) subuh.

Pria pendatang yang berdomisili di Sunghin Merawang Bangka ini ditembak polisi pada bagian kaki karena diduga bakal melarikan diri saat akan disergap di pinggir jalan Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip Bangka, Minggu (12/5/2019).

Anto Iwan diduga kuat telah membunuh Andre (40), sesama pendatang yang berdomisili di Desa Pemali Bangka. Aksi pembunuhan tersebut terjadi di pinggir jalan Desa Sempan Kecamatan Pemali, Sabtu (11/6/2019) malam. "Kami sempat duel lima menit," kata pelaku Anto Iwan kepada bangkapos.com, Minggu (11/5/2019) silam.

Ia menceritakan kisah perkelahiannya dengan korban Andre karena motif cemburu memperebutkan seorang wanita status janda beranak tiga asal Sempan, berinisial ZR, Sabtu (11/5/2019) malam. Perkelahian tangan kosong, berlanjut menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Anto Iwan mengeluarkan pisau dan membabi buta menikam tubuh Andrew, sedikitnya enam tusukan, hingga akhirnya Andrew merenggang nyawa.(Bangkapos.com/ Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved