Siswa SMP Akhiri Hidupnya Setelah 7 Tahun Pendam Dendam Pada Ayah yang Bunuh Ibunya

Seorang pelajar di Kota Kupang tewas mengakhiri hidupnya setelah tujuh tahun lamanya YSS mendam dendam kepada ayahnya.

Siswa SMP Akhiri Hidupnya Setelah 7 Tahun Pendam Dendam Pada Ayah yang Bunuh Ibunya
Kompas.com
Jenazah YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tewas gantung diri, saat dievakuasi aparat kepolisian setempat. 

BANGKAPOS.COM - Seorang pelajar di Kota Kupang tewas mengakhiri hidupnya dan ditemukan di rumahnya sendiri.

YSS (14), pelajar kelas VIII salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas gantung diri.

Tujuh tahun lamanya YSS mendam dendam kepada ayahnya.

YSS ingin menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri yang telah membunuh ibunya pada 2012.

Namun, karena sang ayah ada di dalam penjara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, YSS tak kunjung bisa melampiaskan dendamnya.

Akhirnya, YSS pun memutuskan untuk menghabisi nyawanya sendiri di rumah kosong, tempat dirinya dulu tinggal bersama kedua orang tua dan kedua adiknya.

Sebelum Bunuh Diri, Siswa SMP Ini Tulis 2 Kegagalan Hidupnya: Tamat SMA dan Bunuh Ayah

Pelajar ini ternyata pernah menerima hadiah sepeda dari Presiden Joko Widodo.

"Benar, dia terima hadiah sepeda dari Presiden Jokowi, pada Januari 2018 lalu," ungkap Yosina Naionis (47), tante YSS, kepada sejumlah wartawan, di kediamannya, Selasa (15/10/2019).

Menurut Yosina, YSS terima hadiah dari Jokowi, saat kegiatan penyerahan Kartu Indonesia Pintar yang diserahkan langsung Presiden Joko Widodo di SMK Negeri 3 Kota Kupang, Senin (8/1/2018) lalu.

Saat Itu, YSS masih duduk di bangku Sekolah Dasar kelas VI. YSS mendapat hadiah sepeda dari Jokowi.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved