Berita Pangkalpinang

Tingkatkan Kompetensi Laboratorium, Balai Karantina Pangkalpinang Gelar In House Training

Dalam rangka peningkatan kompetensi personil laboratorium, balai karantina pertanian kelas II Pangkalpinang menggelar In House Training

Tingkatkan Kompetensi Laboratorium, Balai Karantina Pangkalpinang Gelar In House Training
Ferdi Aditiawan
Kegiatan In House Training Balai Karantina Pertanian Kelas II Kota Pangkalpinang

BANGKA POS.COM, BANGKA--Dalam rangka peningkatan kompetensi personil laboratorium, balai karantina pertanian kelas II Pangkalpinang menggelar In House Training ruang lingkup uji parasit darah, Anthrax, Identifikasi dan perbuatan koleksi Nematoda selama tiga hari, mulai dari tanggal 14 sampai 16 Oktober 2019.

Kegiatan yang dipusatkan di laboratorium balai karantina pertanian kelas II Kota Pangkalpinang dibuka langsung oleh kepala balai karantina pertanian kelas II Kota Pangkalpinang, Saifuddin Zuhri dan dihadiri oleh seluruh pegawai wilayah kerja balai karantina Pangkalpinang

Kepala balai karantina pertanian kelas II Kota Pangkalpinang Saifuddin Zuhri dalam kegiatan ini mengatakan, laboratorium balai karantina pertanian Pangkalpinang telah menerapkan sistem manajemen mutu laboratorium ISO 17025:2017 dan telah mendapatkan sertifikat akreditasi oleh komite akreditasi nasional sejak tahun 2016.

"Terdapat dua bagian laboratorium di balai karantina pertanian Pangkalpinang yaitu laboratorium karantina hewan dan laboratorium karantina tumbuhan. Sedangkan ruang uji yang sudah terakreditasi adalah deteksi antibody Brucella abortus dengan metode RBT, deteksi antigen Bovine Viral Diarrhoea (BVD) dengan Metode Elisa, Total Plate Count (TPC), identifikasi Morfologi Tribolium Castaneum dan identifikasi Dysmicoccus brevipes," Kata Saifuddin Zuhri, Rabu (16/10/2019).

Saifuddin Zuhri menuturkan peningkatan kompetensi personil merupakan salah satu persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh laboratorium terakreditasi dalam rangka memberikan jaminan mutu hasil pengujian yang harus diprogramkan dan diusulkan diawal tahun anggaran.

"Peningkatan kompetensi personil yang telah diprogramkan oleh balai karantina selain melalui In house training juga dilakukan melalui kegiatan magang," beber Saifuddin Zuhri.

Saifuddin Zuhri menambahkan dalam kegiatan in house training, laboratorium karantina hewan mengusulkan ruang lingkup uji parasite darah (Anaplasma) dan Anthrax. Materi ini dipilih dalam rangka persiapan kegiatan pemantauan dan pengamatan hama penyakit hewan karantina (HPHK) tahun 2020.

"Sesuai dengan arahan kepala pusat karantina hewan dan hasil workshop regional pemantauan 2019 di Palembang dengan narasumber dari balai veteriner lampung, bahwa kegiatan pemantauan HPHK balai karantina pertanian Pangkalpinang akan melakukan pengambilan dan pengujian terhadap penyakit Brucellosis, Anaplasmosis, Rabies, BVD, AI, Jembrana dan Anthrax," ujar Saifuddin Zuhri.

Selain sebagai persiapan kegiatan pemantauan tahun 2020, hasil dari kegiatan In house training ini dapat digunakan sebagai persiapan untuk menambah ruang lingkup uji yang terakreditasi, dimana masih jarang laboratorium di lingkup badan karantina pertanian yang terakreditasi dalam ruang lingkup uji parasite darah.

Lebih lanjut Saifuddin Zuhri mengatakan adapun In House Training di laboratorium karantina tumbuhan dilakukan deteksi dan indentifikasi nematoda parasite pada umbi bawang merah, bawang putih, bawang bombay serta pembuatan koleksinya.

Hal ini dilakukan karena meningkatnya arus lalulintas pemasukan bawang merah ex impor asal pulau Jawa dan Sumatera melalui pelabuhan Pangkalbalam dan Pelabuhan Muntok maka perlu untuk dilakukan pengawasan terhadap pemasukan media pembawa tersebut.

"Oleh sebab itu maka petugas karantina harus mempunyai kompetensi dalam mendeteksi dan identifikasi nematoda yang kemungkinan terbawa. Nematoda target pengujian pada media pembawa bawang yang sampai saat ini masih ditakuti di Indonesia yaitu Ditylenchus Dipsaci," kata Saifuddin Zuhri.

Saifuddin Zuhri juga berharap dengan adanya kegiatan In House training ini dapat meningkatkan kompetensi petugas karantina baik dilapangan maupun dilaboratorium.

(Cr3)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved