Berita Sungailiat

5 Kabupaten Bersaing di Lomba Drumband Tingkat Junior, Pemenang Bakal Berangkat ke Bengkulu

Lima Kabupaten ikut dalam lomba tersebut, terdiri dari Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Tengah, Pangkalpinang, Belitung Timur dan Kabupaten Bangka.

5 Kabupaten Bersaing di Lomba Drumband Tingkat Junior, Pemenang Bakal Berangkat ke Bengkulu
bangkapos.com/Riki Pratama.
Kegiatan ramah tama Bupati Bangka, dalam menyambut peserta drumband, di Kabupaten Bangka, yang menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba Drumband tingkat Junior se Provinsi Bangka Belitung yang dilaksanakan dari 17-19 Oktober 2019. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabupaten Bangka menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba Drumband tingkat Junior se Provinsi Bangka Belitung yang dilaksanakan dari 17-19 Oktober 2019.

Sebanyak lima Kabupaten ikut dalam lomba tersebut, terdiri dari Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Tengah, Pangkalpinang, Belitung Timur dan Kabupaten Bangka.

Total sebanyak 150 peserta drumband hadir di Kabupaten Bangka, mereka akan berkompetisi untuk bisa mewakili Provinsi Bangka Belitung untuk bertanding di tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Provinsi Bengkulu pada November mendatang.

Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan, mengatakan mereka yang bisa memainkan alat drumband ini merupakan orang yang tidak sembarangan karena perlu konsentrasi dan kecerdasan dalam memainkan alat tersebut.

"Bermain drumband bukan kegiatan yang mudah, karena tidak semua orang yang bisa melakukanya. Mereka ini memiliki kecerdasan, bagaimana cara memainkan alat, selain harus punya kemampuan di dalam memainkan alat itu. Dan ada rasa kekompakan tanpa kekompokan tidak akan bisa, nada kemana lagu kemana,"ungkap Mulkan pada bangkapos.com, Kamis (17/10/2019).

Ia menambahkan dalam upaya untuk meraih juara, setiap kontingen harus berusaha untuk menunjukkan kekompakan dan terus percaya diri dalam upaya mendapatkan titel juara nantinya.

"Harus memiliki kemampuan kecerdasan dan punya kekompakan karena tidak gampang memainkan alat ini. Tentunya dengan banyaknya anak kita bermain ini, merupakan kegiatan yang positif dalam upaya mengurangi penyakit masyarakat. Karena mereka yang tidak punya kegiatan banyak waktu luang bisa mendekati penyakit masyarakat tetapi dengan aktif seperti ini, Insyah Allah bisa terbebas dari itu,"ungkapnya

(bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved