Bangkaposiana

Brigadir Dua Radiko Nekat Mencuri Uang Senilai Rp 100 Juta Milik Kapolres Pangkalpinang

Polisi muda di Polres Pangkalpinang ini harus mendekam di balik jeruji besi, setelah tertangkap kamera mencuri uang Rp 100 juta milik Kapolres

Brigadir Dua Radiko Nekat Mencuri Uang Senilai Rp 100 Juta Milik Kapolres Pangkalpinang
bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana sel tahanan Polres Pangkalpinang, Rabu (16/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, PANGKALPINANG - Ibarat pagar makan tanaman, pepetah tersebut tampaknya mewakili apa yang terjadi pada Bripda Radiko. Polisi muda yang berdinas di Polres Pangkalpinang ini harus mendekam di jeruji besi, kantornya berdinas setelah mencuri uang milik Kapolres senilai Rp 100 juta.

Dipercaya sebagai ajudan Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono, pekerjaan Radiko selalu melekat di orang nomor satu di Polres Pangkalpinang tersebut. Namun posisi itulah yang membuatnya jadi gelap mata. Ia sengaja menduplikat kunci kamar milik atasannya sehingga mudah melancarkan aksinya mencuri uang.

Nasi sudah menjadi bubur. Radiko hanya bisa menerima nasibnya berada di dalam jeruji besi tahanan Polres Pangkalpinang, Rabu (16/10/2019) siang. Ditemui Bangkapos.com, Radiko tak seperti biasanya yang selalu gagah mengenakan seragam dinas lengkap. Saat itu, Radiko hanya mengenakan kaus dan celana pendek seadanya.

Ia juga tampak berada satu sel dengan tahanan lainnya. Sejak dilaporkan atasannya, Radiko harus rela berbagi tempat tidur dengan 11 tahanan lainnya di ruang tahanan berukuran sekitar 5x6 meter.

Penyesalan selalu datang terlambat. Kepada Bangkapos.com, Radiko tak banyak bicara mengenai masalah yang tengah dialaminya. Dari wajahnya juga tampak penuh penyesalan. Namun ia sempat meminta agar diberi kemudahan menghadapi ujian yang tengah dihadapinya.

"Tak tahu bang, pasrah dan minta doa ya," ujarnya sammbil memegang jeruji besi.

Penyesalan dan rasa bersalah itu juga sempat diungkapkannya. Apalagi, ia tahu masalah yang dihimpitnya pasti juga membuat malu atasan dan juga institusinya. Untuk itu ia merasa sangat bersalah kepada korban sekaligus atasannya, Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana.

Untuk itulah, Radiko juga menolak ketika Bangka Pos akan mengambil fotonya. "Jangan bang, gak enak sama bapak," tuturnya sambil menghindari kamera.

Sumber terpercaya di Polres Pangkalpinang menyebutkan, pencurian yang dilakukan oleh Radiko dilakukan berulang-ulang. Total uang milik Kapolres yang dicuri mencapai Rp 100 juta.

Pelaku dengan mudah menjalankan aksinya karena memang memiliki akses di rumah atasannya. Apalagi, diketahui Radiko juga membuat kunci duplikat untuk masuk ke kamar atasannya. Pencurian ini dilakukan saat rumah dalam keadaan sepi.

Halaman
12
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved