Bangkaposiana

Terdesak Cicilan Mobil, Briptu Radiko Nekat Curi Uang Kapolres Hingga Totalnya Mencapai Rp 100 Juta

Briptu Radiko terdesak cicilan MObil sebesar Rp 7 juta per bulan hingga akhirnya nekat mencuri uang Kapolres senilai Rp 100 juta

Terdesak Cicilan Mobil, Briptu Radiko Nekat Curi Uang Kapolres Hingga Totalnya Mencapai Rp 100 Juta
bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana sel tahanan Polres Pangkalpinang, Rabu (16/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Polres Pangkalpinang akhirnya buka suara setelah sebelumnya memilih tidak berkomentar terkait kasus pencurian uang milik Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana yang dilakukan oleh ajudannya sendiri, Briptu Radiko.

Kamis (17/10/2019) kemarin, Kabag Humas Polres Pangkalpinang, Ipda Sianturi seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana membenarkan bahwa Briptu Radiko ditangkap seusai mencuri uang milik Kapolres Pangkalpinang, yang tak lain adalah atasannya sendiri.

Dalam keterangan keterangannya, Ipda Sianturi menjelaskan bahwa Briptu Radiko melakukan aksinya sejak Januari 2019 dan baru terungkap pada Oktober, usai Kapolres Pangkalpinang memasang CCTV.

"Pelaku mencuri uang dengan total Rp100 juta tersebut dilakukan secara berulang sejak Januari hingga Oktober 2019. Jadi tidak mengambil langsung Rp 100 juta, hanya setelah dihitung-hitung kerugian totalnya segitu," ujar Ipda Sianturi.

Lebih lanjut kabar pelaku menggunakan kunci duplikat, dibantah oleh Ipda Sianturi. Briptu Radiko saat melakukan aksinya diketahui menggunakan kunci serep.

"Jadi dulu waktu perbaikan pintu kamar ternyata pelaku mengambil kunci serep, jadi bukan menggunakan kunci duplikat," tuturnya.

Sementara itu motif Briptu Radiko nekat melakukan aksinya karena untuk memenuhi kebutuhan pribadi pelaku.

"Uangnya digunakan pelaku untuk pribadi. Jadi pelaku RO punya cicilan mobil sebesar Rp 7 juta per bulan, lalu duitnya juga dipakai untuk bersenang-senang ke tempat hiburan," katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku RO dijerat oleh pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. Selain itu juga RO yang merupakan anggota Polres Pangkalpinang berpangkat Briptu ini juga akan menerima hukuman disiplin dan kode etik.

"Pelaku nanti tetap akan ada hukuman disiplin atau kode etik sesuai perintah pimpinan. Yang pertama dilakukan proses pidana dulu, nanti bagaimana inkrahnya baru dilanjutkan kode etik ataupun disiplin," tutupnya.

Halaman
123
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved