Besok Satpol PP Pangkalpinang Akan Tertibkan Pedagang yang Berjualan di Trotoar

Plt Kasatpol PP Kota Pangkalpinang, Susanto, merencanakan pada Sabtu (19/10/2019) besok pihaknya akan menertibkan pedagang

Besok Satpol PP Pangkalpinang Akan Tertibkan Pedagang yang Berjualan di Trotoar
Bangkapos.com/M Noordin
Susanto 

Besok Satpol PP Pangkalpinang Akan Tertibkan Pedagang yang Berjualan di Trotoar

BANGKAPOS.COM -- Plt Kasatpol PP Kota Pangkalpinang, Susanto, merencanakan pada Sabtu (19/10/2019) besok pihaknya akan menertibkan pedagang di Pasar Induk (Pembangunan), yang melakukan transaksi di trotoar dan jembatan.

Pada kesempatan itu juga pihaknya akan mengimbau pedagang yang tidak berjualan di tempatnya untuk segera menempati lapak yang telah disediakan.

"Besok itu yang turun tim, semua akan terlibat, mulai dari lurah, camat hingga Disperindagkop, kami bersinergilah, agar semuanya terlibat, misalnya nanti pedagang menanyakan lapaknya ada Disperindag," kata Susanto

Dia menegaskan, dalam kegiatan yang dilakukan pihaknya nanti, tidak akan ada penggusuran dan penertiban hanya sebatas himbauan.
Hal tersebut dilakukan pihaknya sesuai arahan dari Walikota Pangkalpinang, agar pasar dan wilayah sekitarnya menjadi lebih tertib dan tertata.

"Kami berharap para pedagang ini berjualan sebagaimana yang telah ditetapkan, menempati lapak-lapaknyalah," sebutnya

Penindakan TI

Tak hanya untuk pedagang yang brjualan di trotoar, Satpol PP Kota Pangkalpinang juga akan menertibkan aktivitas tambang ilegal.

Menurut Susanto, akhir-akhir ini makin marak aksi tambang timah ilegal di wilayahnya, terutama aliran Sungai Rangkui.

Pihaknyapun berencana akan menggelar aksi gabungan untuk menertibkannya, namun jadwalnya masih di rahasiakan olehnya.

" Kami tidak akan tinggal diam, seperti yang kita ketahui di intruksikan Walikota wilayah Pangkalpinang harus zero tambang, selama itu masih ada maka kami akan tertibkan," sebutnya

Diterangkannya jika nanti dalam penertiban kedapatan penambang timah dan peralatannya maka akan ditindak tegas oleh pihaknya.

"Akan ada tindakan keras nantinyabjika kedapatan, mungkinbitu salah satu yang akan menimbulkan efek jera, jadi kami juga mengajak semua element masyarakat untuk andil terlibat dalam mencegah TI beroperasi lagi," katanya

(Bangkapos/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved