Berita Belitung

Mulai 17 Oktober 2019, Daftar Sertifikasi Halal Bukan Lagi Kewenangan LPPOM MUI

Pengurusan sertifikat halal bukan lagi wewenang lembaga pengkajian pangan, obat-obatan dan kosmetika majelis ulama Indonesia (LPPOM MUI)

Mulai 17 Oktober 2019, Daftar Sertifikasi Halal Bukan Lagi Kewenangan LPPOM MUI
posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Direktur LPPOM MUI Bangka Belitung Nardi Pratomo. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG  -- Pengurusan sertifikat halal bukan lagi wewenang lembaga pengkajian pangan, obat-obatan dan kosmetika majelis ulama Indonesia (LPPOM MUI) Bangka Belitung.

Ini dikarenakan efektifnya Undang-undang (UU) Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal per 17 Oktober 2019.

Berdasarkan aturan tersebut, pengurusan sertifikat halal menjadi wewenang badan penyelenggara jaminan produk halal (BPJPH) di bawah naungan Kementerian Agama.

Direktur LPPOM MUI Bangka Belitung Nardi Pratomo mengatakan bahwa pengalihan pengurusan tersebut bukan berarti dicabutnya kewenangan pihaknya.

Namun berlakunya UU membuat pemindahan kewenangan ke BPJPH untuk melakukan pendaftaran, penerbitan sertifikat hingga pengawasan. Sehingga LPPOM MUI Bangka Belitung hanya fokus pada pemeriksaan saja.

"Karena sudah diwajibkan negara, jadi bagi UMKM perhatikan baik-baik per 17 Oktober kemarin sertifikat halal wajib. Jadi siapapun yang merasa jual makanan dan minuman wajib bersertifikat halal. Kalau belum punya mereka harus mencantumkan tulisan belum halal pada produknya," ujarnya seusai kegiatan pelatihan auditor halal internal di Hotel BW Inn, Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Jumat (18/10/2019).

LPPOM MUI bukan lagi tempat mendaftar sertifikat halal bagi UMKM. Namun jika BPJPH di Provinsi dan Kabupaten/Kota belum siap, maka sebaiknya memberikan pernyataan resmi.

Saat ini belum ada pernyataan resmi terutama dari BPJPH mengenai pengurusan sertifikat halal, sehingga untuk sementara memang UMKM belum bisa mendaftar sertifikasi.

"Koordinasi paling penting memang di pusat sehingga Provinsi dan kabupaten/kota hanya menunggu instruksi lebih lanjut. Sedangkan kita disorot dunia, Indonesia berani mewajibkan sertifikat halal tapi orang kalau mendaftarnya masih bingung," jelas Direktur LPPOM MUI Bangka Belitung Nardi Pratomo.

(posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved