Berita Pangkalpinang

Pedagang Pasar Induk Ngadu Ke Wali Kota Pangkalpinang, Keluhkan WC Umum Tidak Berfungsi

Pedagang pasar induk keluhkan fasilitas WC umum yang tidak lagi berfungsi.

Pedagang Pasar Induk Ngadu Ke Wali Kota Pangkalpinang, Keluhkan WC Umum Tidak Berfungsi
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Pedagang area penjual ikan dan sayur menghampiri Wali Kota Pangkalpinang menyampaikan keluhannya, Jumat (18/10/2019) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Pedagang pasar induk keluhkan fasilitas WC umum yang tidak lagi berfungsi. Yuliana,  seorang pedagang sayur ini menyampaikan keluhan yang dialaminya dan pedagang lain selama ini.

Perempuan yang sudah 10 tahun membuka lapak di pasar tersebut, mengaku kesulitan saat ingin buang air lantaran WC umum yang berada di tengah area pedagang sayur dan ikan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

"Kami harus pulang dulu kalau kebelet karena WC ada tapi tidak berfungsi, walau pun rumah saya dekat sini tapi ribet kalau bolak-balik terus," keluh Yuliana usai menemui Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, Jumat (18/10/2019).

Dia mengaku, kesulitan mencari fasilitas WC umum ini sudah dirasakannya hampir lima tahun. Kendala ini juga membuatnya harus kerepotan ketika menunggu dagangan dan sewaktu-waktu mendadak ingin BAB (buang air besar).

Yuliana berharap, pemerintah segera membenahi agar dapat dimanfaatkan pedagang sehingga tidak menyulitkan untuk mencari WC di tempat yang jauh.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, mengatakan, WC sudah disediakan di tengah area pedagang, hanya saja bagi dia fasilitas ini tidak dikelola dengan baik oleh masyarakat.

"Sebetulnya ada, tapi tidak dijaga dan dikelola oleh masyarakat. Kita turun ke lapangan bersih-bersih ini untuk mengedukasikan ke mereka agar turut menjaga apa yang kita miliki dan kebersihan kita," kata Molen menanggapi keluhan pedagang tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Agusfendi, menambah, dua unit WC umum di area pedagang sayur dan ikan tersebut akan dicoba untuk dibenahi. Dia juga akan berkoordinasi dengan kepala UPT pasar untuk masalah ini.

"Kalau unitnya ada tapi rusak, kita coba perbaiki. Beda kalau belum ada, harus dilakukan penganggaran dulu ditahun 2020. Ini sudah ada, tinggal nanti kami coba perbaiki," kata Agusfendi. (Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved