Ririz Helmi Gembira UMP Naik, Hidup di Bangka untuk Makan Sehari Saja Habis Rp 70 Ribu

Hal itulah yang dirasakan salah seorang karyawan perusahaan telekomunikasi di Pangkalpinang, Ririz Helmi.

Ririz Helmi Gembira UMP Naik, Hidup di Bangka untuk Makan Sehari Saja Habis Rp 70 Ribu
Bangka Pos/Ira Kurniati
Ririz 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Meskipun memiliki gaji sesuai UMP (upah mininum provinsi), namun hanya cukup membiayai kehidupan sehari-hari saja.

Digunakan untuk biaya makan, uang transportasi, listrik dan kontrakan, uang gajinya terasa pas-pasan.

Hal itulah yang dirasakan salah seorang karyawan perusahaan telekomunikasi di Pangkalpinang, Ririz Helmi.

Bagi Ririz yang merupakan perantau dari Palembang, gaji yang didapatkannya cukup memenuhi kebutuhan primer saja.

Dia mengakui biaya hidup di Bangka sangat tinggi meskipun mendapatkan gaji standar UMP sekitar Rp 2,9 juta.

Untuk makan sehari-hari saja, Ririz mengaku menghabiskan biaya sekitar Rp 70 ribu.

"Saya kan kost, jadi gaji cuma untuk hidup sehari-hari saja. Makan di luar, karena kerja sampai sore. Mau masak tidak sempat. Jadi duit habis untuk makan dan sehari-hari saja," ungkapnya, Kamis (17/10/2019).

Belum lagi membayar sewa kontrakan dan keperluan pendukung kerjanya, seperti alat kecantikan dan lainnya. 

Bisa menghabiskan sekitar Rp 150 ribu apalagi kalau ada keperluan mendadak yang harus mengeluarkan biaya. 

Ririz pun belum mengetahui informasi bakal naikknya UMP di Babel. Dia mengaku senang kalau UMP bakal dinaikkan.

Halaman
12
Penulis: Ira Kurniati
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved