Berita Pangkalpinang

Tak Menyerah, Karyawan Kontrak ini Harus Kerja Sambilan Demi Memenuhi Mahalnya Biaya Hidup di Babel

Dini karyawan kontrak PT Telkom Indonesia Witel Babel tak menyerah disela-sela kondisi biaya hidup di Bangka Belitung yang tergolong mahal.

Tak Menyerah, Karyawan Kontrak ini Harus Kerja Sambilan Demi Memenuhi Mahalnya Biaya Hidup di Babel
Ist/Dini
Dini Karyawan Kontrak 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dini karyawan kontrak PT Telkom Indonesia Witel Babel tak menyerah disela-sela kondisi biaya hidup di Bangka Belitung yang tergolong mahal.

Gaji UMP sekarang Rp 2.976.705,97 sebagai karyawan swasta masih belum dapat memenuhi kebutuhan bulanannya.

"Selama sebulan banyak biaya yang harus dikeluarkan kalau gaji UMP sekarang belum sampai sebulan. Pengeluaran banyak bayar kreditan motor, belanja bulanan wanita sabun, shampo gitu, skincare, bensin, dan makan juga. Belum lagi duit kontrakannya," keluh Dini warga asli Riau Silip, Bangka yang merantau ke Pangkalpinang kepada bangkapos.com. Jumat, (18/10/2019).

Dia juga mengeluh biaya makan di Kota Pangkalpinang mahal sehingga untuk menghemat dari keperluaan yang besar. Dia mensiasati dengan menekan biaya makan selalu membawa bekal dari rumah saat bekerja.

Dia bahkan sampai bekerja sambilan mengajar les privat datang ke rumah-rumah untuk menopang kehidupannya di Kota Pangkalpinang.

"Saya ngajar les bahasa Inggris, ada 2 murid untuk nambah-nambah mencukupi kehidupan di sini. Pas denger informasi UMP mau naik. Ya tolong pemerintah naikin lah ya," ungkapnya.

Bahkan niat hatinya untuk membagikan sedikit rejeki dari gaji kepada orangtuanya kadang harus kandas, atau hanya memberi sedikit saja, sehingga dia merasa UMP memang perlu dinaikan.

(Bangkapos.com/Cr2)).

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved