Berita Pangkalpinang

Masyarakat Keluhkan Bau Selokan Diduga Tercemar Limbah Tahu

Warga Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang mengeluhkan bau selokan yang diduga tercemar limbah dari pabrik tahu dan tempe.

Masyarakat Keluhkan Bau Selokan Diduga Tercemar Limbah Tahu
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Selokan yang berbau busuk 

BANGKAPOS.COM--Warga Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang mengeluhkan bau selokan yang diduga tercemar limbah dari pabrik tahu dan tempe.

Bau menyengat dengan aroma tak enak kerap dirasakan warga sekitar.

"Sudah berlangsung lama, kalau musim hujan di sini banjir. Kalau kemarau seperti sekarang bau," ungkap Agustina, Sekretaris RT 03 Kelurahan Bukit Sari. Sabtu, (19/10/2019).

Juliman warga setempat juga mengeluh hal yang sama, dan menyayangkan permasalahan selokan yang bau tersebut.

"Secara hidung saja. Got Pangkalpinang banyak itu gak bau, kalau ada yang bau seperti ini ada dugaan karena limbah. Di sini ada 2 pabrik yang produksi limbah. Saya juga aneh. Setiap musim kemarau pasti kisah got," ungkap Juliman saat ditemui bangkapos.com.

Eko, Ketua RT 03 Kelurahan Bukit Sari mengajak Babinsa TNI, Bhabinkamtibmas Polri Kelurahan Bukit Sari berserta Polsek Gerunggang melihat kondisi selokan yang diduga tercemar limbah.

Eko menunjukan bagian selokan yang berbau menyengat, dan aliran awal dari arah pembuangan limbah pabrik yang diduga tersebut.

"Intinya kami berharap Dinas Pemerintah Kota mengecek kembali permasalah ini karena keluhan warga mengenai bau yang tak nyaman. Selokan tersebut tidak ngalir setiap tahun kalau musim kemarau. Warga jadi malas gotong royong karena diduga limbah tersebut. Kalaa sore limbahnya banyak. Di grup WhatsApp warga ngomong bau terus," ungkap Eko.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved