Kriminalitas

Besok Jaksa Siap Bacakan Tuntutan Terhadap Kakek Hamili Cucu

Nasib Muhamad Sudi alias Sudi (50) di 'ujung tanduk'. Rencananya, besok, Selasa (22/10/2019)

Besok Jaksa Siap Bacakan Tuntutan Terhadap Kakek Hamili Cucu
Kolase dari beberapa sumber via Tribunnews.com
Ilustrasi Pencabulan 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Nasib Muhamad Sudi alias Sudi (50) di 'ujung tanduk'. Rencananya, besok, Selasa (22/10/2019), Jaksa Penuntut Umum Cabjari Belinyu bakal membacakan surat tuntutan pidana pada kakek yang didakwa tega menghamili remaja putri usia bawah umur,  terbilang masih cucunya sendiri.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu Bangka, Dede MY kepada bangkapos.coms di Sungailiat, Senin (21/10/2019) mengatakan, proses sidang hampir rampung.

Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, sejak bulan lalu, dalam agenda pembacaan surat dakwaan.

Sidang berlanjut pada agenda pemeriksaan saksi korban dan saksi lainnya, termasuk pemeriksaan terdakwa. "Pada pekan lalu, agenda sidang di PN Sungailiat  berupa pemeriksaan terdakwa. Intinya saat pemeriksaan terdakwa, terdakwa mengakui sudah menyetubuhi korban sampai hamil dan melahirkan," kata Dede mengutip hasil sidang tertutup tersebut.

Terkait rangkaian sidang yang sudah dilalui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Belinyu kemudian menyusun surat rencana tuntutan.

Berbagai pertimbangan meringankan dan memberatkan telah dibuat dan surat tuntutan tersebut bakal dibacakan saat sidang, besok, Selasa (22/10/2019) di PN Sungailiat Bangka. "Selasa besok, tuntutan," tegas Dede.

Dilansir sebelumnya disebutkan, dua tahun menjalin hubungan gelap, akhirnya kedok sang kakek hamili cucu terbongkar di Belinyu Bangka.

Setelah korban melahirkan bayi tanpa ayah, orangtua korban mendesak korban agar memberitahukan siapa pelaku yang menghamilinya. Namun betapa terkejutnya orangtua korban saat tahu, ternyata pelaku adalah MS alias SD (Muhamad Sudi alias Sudi), yang merupakan adik ipar kakek kandung korban.

Sebut saja nama korban, Bunga, gadis remaja berusia 15 tahun. Korban baru saja melahirkan bayi tanpa sosok ayah. Orang tua korban sangat terpukul ketika tahu anaknya melahirkan bayi, padahal sang anak belum menikah.

Saat itulah orang tua korban memaksa korban untuk menyebut identitas pria yang telah menghamilinya. Tapi bak disambar petir, orangtua korban begitu terpukul setelah tahu siapa pelakunya.

Pelaku kemudian dilaporkan ke Polsek Belinyu. Dalam waktu relatif singkat, pelaku berhasil ditangkap. Pria berusia 50 tahun yang biasa dipanggil Atok oleh korban, kemudian dijebloskan dalam penjara.

Proses penyidikan berjalan cepat, sehingga kemudian Penyidik Polsek Belinyu melimpahkan perkara tadi ke Jaksa Kantor Cabjari Belinyu, Kamis (12/9/2019). Sejak itulah perkara ini diadili di PN Sungailiat Bangka. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved