Designer Asal Belinyu Kenalkan Kain Cual Motif Kepiting Khas Babel di Ajang IMFW 2019

"Kali ini motif Cual yang dipakai adalah motif Kepiting. Alasan motif kepiting karena event kali ini bertema besar Nautical Archipelago.

Designer Asal Belinyu Kenalkan Kain Cual Motif Kepiting Khas Babel di Ajang IMFW 2019
Istimewa
Kain Cual Motif Kepiting Khas Babel Ramaikan Ajang IMFW 2019 

BANGKAPOS.COM --  Designer muda asal Belinyu, Bangka Belitung, Yanti Adeni kembali memamerkan koleksi fashionnya di Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) 2019 bertema Nautical Archipelago di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10).

Yanti tetap menggunakan kain tradisional Babel, Cual dalam busananya untuk style wanita vintage 1940s. Kali ini diperkuat dengan motif Kepiting.

"Kali ini motif Cual yang dipakai adalah motif Kepiting. Alasan motif kepiting karena event kali ini bertema besar Nautical Archipelago.

Kepiting adalah salah satu kekayaan fauna laut Indonesia, salah satunya kekayaaan laut Bangka Belitung," kata Yanti, Minggu (20/10/2019).

"Saya suka vintage style, terlihat wanita-wanitanya klasik, anggun, elegan, cantik, feminim tapi tetap stylish," tambah dia.

Ajang IMFW 2019
Ajang IMFW 2019 (Istimewa)

Yanti mengatakan tenun cual ini sudah ada sejak lama di Bangka Belitung, namun publikasinya belum seramai kain songket palembang dan batik di Jawa.

Namu, lanjut dia, sudah mulai banyak penenun atau pengusaha dan pecinta batik cual di Bangka dan Indonesia.

"Kain cual adalah kain tenun tradisional Bangka Belitung. Kain cual dibuat seperti kerajinan songket, namun yang motifnya adalah tenun ikat.

Motif tenun cual antara lain susunan motif corak penuh (Penganten Bekecak), dan motif ruang kosong Jande Bekecak)," jelas dia.

Wanita lulusan Universitas Pancasila ini mengaku ingin membantu mengenalkan Cual lewat karya siap pakai.

"Mungkin untuk sebagian orang yang suka bahkan sudah punya kainnya masih bingung mencari design yang pas, yang elegance, semoga design dari saya bisa membantu dan menjadi referensi. Dengan begitu Cual semakin dikenal dan dicari," tegas Yanti.  (*/tea)

Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved