HIPKABI Bangka Belitung Sukses Mengadakan Pelatihan Perawat Kamar Bedah yang Pertama

SEBANYAK 28 orang perawat mengikuti pelatihan ujian kompetensi dan praktik bedah di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Bangka Belitung

HIPKABI Bangka Belitung Sukses Mengadakan Pelatihan Perawat Kamar Bedah yang Pertama
bangkapos/Ferdi Aditiawan
Suasana pelatihan ujian kompetensi praktik bedah di Ruang Operasi Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Bangka Belitung, Minggu (20/10) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak  28 orang perawat mengikuti pelatihan ujian kompetensi dan praktik bedah di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Bangka Belitung, Minggu (20/10).

28 orang perawat ini merupakan perwakilan dari 17 rumah sakit pemerintah maupun swasta yang bertugas di ruang operasi.
Kegiatan ini merupakan hari terakhir, yakni acara penutupan kegiatan pelatihan yang digelar oleh Pengurus Wilayah Himpunan Perawat Kamar Bedah Indonesia (HIPKABI) Provinsi Bangka Belitung.

Sebelumnya kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini dimulai pada hari Kamis (17/10) dan diisi dengan penyampaian materi dan teori.

Adapun pelatihan basic mengusung tema ‘Pelatihan Kamar Bedah Menjadikan Pe­rawat Mempunyai Knowledge, Attitude dan Skill yang Profesional’ dipusatkan di Ruang Operasi RSUD Provinsi Bangka Belitung.

Adapun selaku narasumber dan sekaligus penguji dalam kegiatan ini didatangkan langsung dari HIPKABI Pusat.

Ketua Panitia, Juita, S. Kep, Ners menyampaikan, sebanyak 28 orang perawat dari 17 rumah sakit pemerintah maupun swasta di Bangka Belitung telah dengan baik mengikuti pelatihan-pelatihan yang dimulai sejak Kamis (17/10) lalu.

“Kegiatan ini merupakan satu diantara program Pengurus HIPKABI. Jadi Pengurus Wilayah HIPKABI Babel mengadakan pelatihan basic khusus untuk perawat kamar bedah. Pelatihan ini harus diikuti perawat yang bekerja di ruang operasi,” terang Juita.
Dirinya juga berharap agar seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini mampu semakin profesional dalam bertugas dan menunjukkan sikap seorang perawat kamar bedah sejati.

“Kami berharap dengan kegiatan ini peserta yang berjumlah 28 orang ini, kedepannya bisa menggunakan kemampuan yang sudah dipelajari dengan sebaik mungkin dan semakin profesional lagi dalam menjalankan tugas sebagai seorang perawat kamar bedah,” harap Juita.

Menggunakan seragam lengkap khusus operasi berwarna hijau, satu persatu perawat dipanggil ke ruang ujian yang telah disediakan dengan membawa kertas yang telah disediakan oleh panitia.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved