Nelayan Belinyu Ngaku Didatangi Koordinator Tambang Lalu Ditawari Uang Kompensasi

Keinginan nelayan Belinyu menolak tambang di daerah aliran sungai (DAS) dan muara Berok, tak bisa ditawar-tawar lagi.

Nelayan Belinyu Ngaku Didatangi Koordinator Tambang Lalu Ditawari Uang Kompensasi
Bangkapos.com/Hendra
Perwakilan nelayan belinyu dan Walhi saag melakukan audiensi dengan DPRD Babel, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP di DPRD Babel, Senin (21/10/2019). 

Nelayan Belinyu Ngaku Didatangi Koordinator Tambang Lalu Ditawari Uang Kompensasi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keinginan nelayan Belinyu menolak tambang di daerah aliran sungai (DAS) dan muara Berok, tak bisa ditawar-tawar lagi.

Kepada bangkapos.com, Zakaria perwakilan nelayan Belinyu mengatakan meskipun ditawari uang kompensasi tambang, pokoknya mereka tetap menolak.

Harga mati, tidak ada tawar menawar lagi, nelayan Belinyu meminta selurug aktifitas tambang di DAS dan muara Berok, Kecamatan Belinyu angkat kaki.

"Saya sudah didatangi koordinator tambangnya. Mereka menawarkan uang kompensasi. Kami tolak, pokoknya kami minta tetap tambang di DAS Berok itu berhenti," kata Zakaria, Senin (21/10/2019).

(Bangkapos.com / Hendra).

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved