Berita Pangkalpinang

Sidang Lanjutan Praperadilan Digelar, Kajati Menolak Secara Keseluruhan yang Diajukan Pemohon

Sidang lanjutan praperadilan yang diajukan oleh mantan kepala dinas ekonomi dan sumber daya mineral (ESDM) Suranto Wibowo kembali digelar

Sidang Lanjutan Praperadilan Digelar, Kajati Menolak Secara Keseluruhan yang Diajukan Pemohon
Ferdi Aditiawan
Suasana persidangan Praperadilan di pengadilan negeri kota pangkalpinang, Senin (21/10/2019) 

BANGKA POS.COM, BANGKA--Sidang lanjutan praperadilan yang diajukan oleh mantan kepala dinas ekonomi dan sumber daya mineral (ESDM) Suranto Wibowo kembali digelar di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Senin (21/10/2019).

Agenda sidang kali ini yakni pembacaan jawaban dari termohon (Kajati) yang dibacakan oleh Diana Wahyu satu dari lima orang jaksa yang hadir dipersidangan dari pihak kajati selaku termohon

Adapun isi dari pembacaan jawaban dari termohon menyebutkan bahwa dalil dan dasar praperadilan yang diajukan oleh pemohon pada sidang praperadilan tidak benar secara hukum oleh karena itu sudah sepantasnya ditolak seluruhnya.

Jadi kiranya majelis hakim pengadilan negeri kota pangkalpinang yang memeriksa dan mengadili perkara praperadilan ini agar kiranya bisa memberikan keputusan sebagai berikut

"Menerima jawaban termohon padang sidang praperadilan yang diajukan oleh pemohon, menolak prapreradilan pemohon untuk seluruhnya, menyatakan penetapan pemohon (Suranto Wibowo) sebagai tersangka sebagaimana yang tertuang dalam surat penetapan tersangka pada tanggal 12 Agustus 2019 serta surat penyidikan kepala kejaksaan tinggi pada tanggal 12 Agustus 2019 terhadap tindak pidana korupsi pembangunan penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya pada dinas energi dan sumber daya mineral provinsi bangka belitung sebesar Rp2,9 Miliar APBD Tahun 2018 adalah sah secara hukum dan undang-undang yang berlaku, membebankan biaya perkara kepada pemohon, apabila yang mulia hakim yang memeriksa dan mengadili perkara praperadilan ini mempunyai dalil-dalil yang lainnya kami harap bisa menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya," urai Diana Wahyu

Sementara itu Kusmoyo selaku penasihat hukum pemohon (Suranto Wibowo) yang hadir dipersidangan setelah mendengarkan pembacaan jawaban dari termohon tidak banyak berbicara hanya mengatakan iya dan cukup

"Iya dan cukup yang mulia hakim," kata Kusmoyo dalam persidangan praperadilan yang digelar

Lebih lanjut setelah mendengarkan pembacaan jawaban dari termohon, sidang praperadilan yang dipimpin oleh Iwan Gunawan selaku hakim tunggal persidangan akan melanjutkan sidang pada hari Selasa (22/10/2019) dengan agenda pembacaan replik dari pemohon.

(Bangkapos.com/ Ferdi Aditiawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved