Berita Pangkalpinang

Sikapi Biaya Hidup Mahal dan Gaji Standar UMP, Molen: Apa Adanya, Jangan Neko-Neko

Menurutnya, tips yang bisa dipergunakan untuk menyikapi biaya hidup yang mahal, dengan hidup tidak penuh neko-neko.

Sikapi Biaya Hidup Mahal dan Gaji Standar UMP, Molen: Apa Adanya, Jangan Neko-Neko
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM - Upah Minimum Provinsi (UMP) Bangka belitung bakal naik dari Rp 2,9 juta menjadi Rp 3,2 juta. Meski mengalami kenaikan nyatanya biaya hidup di Bangka mahal, apalagi bagi pekerja/karyawan gaji segitu cuma mencukupi kebutuhan makan, transportasi dan pulsa saja.

Bagi Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, dengan gaji berdasarkan UMP atau tidak sebetulnya bisa tercukupi karena masing-masing individu memiliki kebutuhan dan gaya hidup yang berbeda.

"Tergantung mereka lah kebutuhannya apa. Kalau saya rasa tidak cukup, tapi kembali lagi setiap individu beda-beda kebutuhannya," ujar Molen, Senin (21/10/2019).

Menurutnya, tips yang bisa dipergunakan untuk menyikapi biaya hidup yang mahal, dengan hidup tidak penuh neko-neko. Cukup berjalan apa adanya karena bagi Molen manusia telah memiliki garis tangannya masing-masing termasuk persoalan rejeki.

"Yang penting kita menjalankan tulus dan ikhlas. Serahkan sama Allah, sudah ada yang atur mengenai rejeki," katanya.

Sementara itu, untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, Molen menuturkan, pemerintah kota berupaya meningkatkan sisi pendapatan daerah sehingga masyarakat dapat merasakan efek pembangunan dan kesejahtetaan tersebut. Namun, mencapai ini diperlukan kerja sama semua unsur sehingga tidak hanya meningkat tetapi juga sekaligus menciptakan lapangan kerja.

(bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved