Berita Pangkalpinang

Tiga S, Tips Sandiaga untuk Pelaku Usaha di Babel yang Baru Mulai

Founder OK OCE Sandiaga Uno menyebutkan 3S sebagai tips bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kepulauan Bangka Belitung yang tengah merintis

Tiga S, Tips Sandiaga untuk Pelaku Usaha di Babel yang Baru Mulai
(BANGKA POS / DEDY Q)
Foto bersama saat seminar kewirausahaan yang diisi oleh Founder OK OCE Sandiaga Uno di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel, Senin (21/10/2019). 

BANGKAPOS.COM- Founder OK OCE Sandiaga Uno menyebutkan 3S sebagai tips bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kepulauan Bangka Belitung yang tengah merintis usahanya. Ketiga S itu adalah sabar, syukur, dan senyum.

Ini ia sampaikan seusai menjadi pembicara pada seminar kewirausahaan yang dihadiri ratusan pelaku UKM dan mahasiswa di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, Senin (21/10/2019).

"Bisnis tidak bisa langsung jadi. Kita harus bersabar dan bersyukur. Tadi ditambahkan S yang ketiga, yakni Smile, selalu tersenyum," kata Sandiaga.

Saat menjadi pembicara, Sandi menyampaikan bahwa wirausaha bak roda yang selalu berputar. Tidak selamanya seseorang berada di atas.

"siklus ekonomi itu naik turun. Kalau di atas kita bersyukur, kalau di bawah, bersabar," katanya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan,, jika ingin ekonomi kuat, maka UMKM perlu diperhatikan dan diperkuat. Pasalnta. UMKM adalah aset bagi bangsa yang besar.

"Mari kita bersama-sama approve dan meningkatkan diri kita dengan berbagai cara yang baik. Inilah saatnya kita maju," ucap Erzaldi.

Babel akan menargetkan visit Babel 2021. Orang-orang akan datang ke Babel dan karena itu, perlu ada yang dilihat, dirasakan, dibeli, dan dibawa sebagai oleh-oleh--yang akan disediakan UMKM.

"Apapun itu kegiatan yang ada di Babel ini, UMKM adalah pelaksana yang kuat. Maka UMKM harus cerdas, harus hebat, harus kuat, pintar, kreatif. Kalai tidak kita hanya menajdi orang yang rencana-rencana terus, tidak pernah melangkah," ujar Erzaldi.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini mengatakan, sudah ada kemajuan pelaku UMKM di Babel selama dua tahun terakhir. Namun, satu kelemahannya adalah cepat berpuas diri.

"Kalau kita tidak mengembangkan usaha kita, berarti kita hanya memikirkan diri sendiri. Padahal kalau dikembangkan, tidak saja membantu pembeli, tetapi juga membantu orang yang bekerja di tempat usahanya. Banggalah usaha kalau sudah maju, tenaga kerjanya berkembang," beber Erzaldi.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved