Dinas ESDM Provinsi Perkenalkan Program PPM, Minta Pelaku Tambang Berikan Bantuan Bersifat Nyata
Plt Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bangka Belitung Rusbani bersama Bupati Bangka, Mulkan menyampaikan
Penulis: Riki Pratama | Editor: Evan Saputra
Dinas ESDM Provinsi Perkenalkan Program PPM, Minta Pelaku Tambang Berikan Bantuan Bersifat Nyata
BANGKAPOS.COM -- Plt Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bangka Belitung Rusbani bersama Bupati Bangka, Mulkan menyampaikan terkait program pengembangan pemberdayaan masyarakat (PPM) ke para pelaku pengusaha pertambangan.
"Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) tidak sama dengan CSR, tetapi khusus untuk wilayah terkena dampak langsung pertambangan, makanya kita undang pelaku pertambangan, karena ini akan berlangsung setiap tahun, kita melaksanakan sebagai koordinator, ini program baru, namanya baru masih ada proses,"jelas Rusbani kepada wartawan, Selasa (22/10/2019).
Ia menambahkan kedepan akan disampaikan terkait bantuan dari perusahan tambang untuk setiap Desa di Kabupaten Bangka yang diharapkan bisa berdampak panjang dengan pembangunan Desa.
"Terkait program disampikan perusahan kedepan akan dikoordinasikan ke desa mana di fokus kita tidak hanya bantuan, dalam istilah cariti hanya sekedar, tetapi melakukan kewajiban kita secara kesinambungan,"lanjutnya.
Ia menjelaskan ini merupakan audiensi pertama dilakukan, setelah itu akan dilakukan di Kabupaten Bangka Barat untuk memberitahukan program PPM.
"Ini tujuan bagaimana kedepan melakukan kegiatan pertambangan ada kontribusinya secara langsung, bukan sekedar wajib selesai tetapi akan berlanjut dan berlangsung,"tukasnya.
Sementara Bupati Bangka Mulkan, menjelaskan bahwa di setiap perusahaan tambang memiliki anggaran pertahun untuk membantu setiap desa dalam pengembangan potensi Desanya.
"Mereka ada angggaran pertahun harus menyisikan ke Desa/Kelurahan, yang perlu mereka bantu, dengan para pengusaha terhadap program pemberdayaan masyarakat,"lanjutnya.
Ia menambahkan, jangan hanya bermanfaat sementara tetapi perlu adanya kenangan agar ada kelihatan di Desa tersebut bantuan dalam upaya mengembangkan potensi Desa.
"Bantuan mereka supaya benar bermanfaat terutama bagi Desa tersebut, ini merupakan bentuk nyata bukan bersifat sementara, ada jasa kenang-kenangan perusahaan apabila tidak berada lagi di Bangka dan bila datang ke Bangka masih teringat dan bisa melihat bantuan itu,"ungkapnya.
Mulkan mengatakan porgram PPM tersebut akan mulai dijalankan pada tahun mendatang, Pemerintah Kabupaten ingin mendorong suatu desa agar tidak ketergantungan dengan ADD saja dalam upaya membuat Desa mandiri.
"Setiap Desa memiliki sumber daya alam seperti air tawar hutan wisata, mangrove kedepan mereka harus memiliki tempat wisata yang menjadikan sumber pendapatan desa, karena tidak bisa ketergantuangan dengan ADD ada suatu kemandirian desa itu agar bisa berkembang melalui bantuan dari pelaku usaha agar berkesinambungan,"tukasnya
(Bangkapos/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/plt-kepala-dinas-energi-sumber-daya-mineral-esdm-pro.jpg)