Berita Pangkalpinang

Kemenag Pangkalpinang Perkenalkan Pembiayaan Haji Syariah Pada Pegawai

Arrum Haji merupakan salah satu produk PT Pegadaian Syariah berbentuk pembiayaan syariah untuk melaksanakan ibadah haji melalui jalur haji regular.

Kemenag Pangkalpinang Perkenalkan Pembiayaan Haji Syariah Pada Pegawai
bangkapos.com/Edwardi
H Abdul Rohim, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang. 

Arrum Haji merupakan salah satu produk PT Pegadaian Syariah berbentuk pembiayaan syariah untuk melaksanakan ibadah haji melalui jalur haji regular.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan PT Pegadaian Persero Cabang Pangkalpinang memperkenalkan produk Arrum Haji atau sistem pembiayaan haji syariah bagi para pegawai Kemenag Kota Pangkalpinang yang ingin menunaikan ibadah haji

Arrum Haji merupakan salah satu produk PT Pegadaian Syariah berbentuk pembiayaan syariah untuk melaksanakan ibadah haji melalui jalur haji regular. Pembiayaan ini merupakan pinjaman dalam bentuk tabungan haji.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kemenag Pangkalpinang dalam rangka mendorong semangat para pegawai untuk melaksanakan ibadah haji," kata H Abdul Rohim, Kepala Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Selasa (22/10/2019)..

Diungkapkannya, karena ibadah haji merupakan salah satu kewajiban umat muslim/muslimah yang telah memiliki kemampuan (Istito’ah). Makanya diperkenalkan program Arrum Haji dari PT Pegadaian Syariah ini.

"Haji merupakan suatu kewajiban dan menjadi salah satu tugas pokok dari Kementerian Agama. Tiap tahun kita mengurusi jemaah haji, tetapi kita sendiri kadang lupa bahwa belum mendaftar haji. Maka dengan ini kita harapkan timbul motivasi dari seluruh staf Kemenag Pangkalpinang untuk mendaftar haji," harapnya

Ditambahkannya dengan kemudahan melalui program yang ditawarkan PT Pegadaian ini, diharapkan dapat membantu tercapainya niat baik tersebut.

Sementara itu, HM Aris Suroso, Vice President PT. Pegadaian Area Sumsel Babel menjelaskan, produk Arrum Haji yang ditawarkan tersebut, bertujuan untuk membantu calon jemaah haji mempercepat perolehan nomor porsi haji.

“Seperti yang kita ketahui, ada dua persoalan yang dialami oleh sebagian besar jemaah haji, pertama waktu tunggu yang relatif lama sekitar 18-19 tahun bagi yang baru mendaftar (untuk wilayah Sumsel Babel), dan biaya setoran awal ONH yang relatif tinggi,” kata Aris.

Diungkapkannya Pegadaian hadir untuk memberi solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut, dimana hanya dengan 3,5 gram emas atau kurang lebih 10 mata, maka calon jemaah haji bisa langsung didaftarkan oleh Pegadaian ke Kantor Kementerian Agama dan ,langsung mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji.

(bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved