Wiki Bangka

Perpustakaan Jadi Wisata Edukasi Baru di Pangkalpinang, Ada Tempat Bermain dan Free Wifi

Perpustakaan dan Arsip Kota Pangkalpinang menawarkan konsep kekinian agar pengunjung bisa menikmati setiap kunjungannya.

Perpustakaan Jadi Wisata Edukasi Baru di Pangkalpinang, Ada Tempat Bermain dan Free Wifi
bangkapos.com/Muhammad Noordin
Pelayanan di perpustakaan dan arsip Koya Pangkalpinang, 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perpustakaan yang sejatinya sebagai tempat membaca kini telah banyak mengalami perubahan, fungsinya pun sekarang beragam.

Seperti di Perpustakaan dan Arsip Kota Pangkalpinang, yang menawarkan konsep kekinian agar pengunjung bisa menikmati setiap kunjungannya.

Beragam fasilitas yang ditawarkan di tempat ini, pengunjung tidak hanya membaca di ruang baca. Ada juga tempat bermain sekaligus belajar anak hingga free wifi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon menyebutkan tidak hanya itu yang ditawarkan pihaknya, pelayanan serba gratis dan cepat menjadi prioritas,

Misal dari proses pembuatan kartu anggota sampai peminjaman koleksi didukung aplikasi perpustakaan yang bersinergi dengan Perpusnas Republik Indonesia menjadikan proses cepat dan mudah.

Pelayanan di perpustakaan dan arsip Koya Pangkalpinang
Pelayanan di perpustakaan dan arsip Koya Pangkalpinang (bangkapos.com/Muhammad Noordin)

"Saat ini ada 46 ribu eksemplar koleksi di perpustakaan kota Pangkalpinang, rata-rata setiap hari pengunjung yang datang sekitar 150 orang. Terbanyak yakni pelajar dan mahasiswa, setiap hari kami melayani pengunjung dari hari senin sampai Sabtu, khusus Sabtu perpustakaan buka dari pukul 09.00 sampai 14.00 WIB," ungkap Donal Tampubolon

.

Menurut Donal, pihaknya tidak hanya melayani pengunjung di tempat, tetapi ada juga perpustakaan keliling binaannya, seperti lapas kelas 1 A Tuatunu, lapas narkoba, lapas perempuan, lapas anak, sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi.

Pihaknya pun telah memiliki jadwal untuk mengunjungi tempat-tempat ini, biasanya mereka menggunakan kendaraan roda empat sebagai pendukungnya.

"Saat ini kami juga tengah berupaya untuk memudahkan masyarakat untuk mengakses buku-buku yang ada di perpustakaan, melalui digitalisasi. Sebetulnya saat ini pencarian buku sudah bisa menggunakan mesin pencarian di komputer tapi belum seluruhnya koleksi dimasukan. Pencarian pun masih terbatas di perpustakaan, mudah-mudahan secepatnya ini kami lakukan," terangnya

(bangkapos.com/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved