Berita Bangka Tengah

Residivis Spesialis Curat Diringkus Polsek Namang Bangka Tengah

Kepolisian Polsek Namang, berhasil meringkus seorang residivis spesialis pembobol rumah yang sudah tiga kali melakukan tindak pidana pencurian

Residivis Spesialis Curat Diringkus Polsek Namang Bangka Tengah
(Muhammad Rizki/R1)
Konferensi pers Polsek Namang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepolisian Polsek Namang, berhasil meringkus seorang residivis spesialis pembobol rumah yang sudah tiga kali melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Menurut Kapolsek Namang Ipda Deka Jhon Derry sizin Kapolres Kabupaten Bangka (Bateng) Tengah AKBP. Slamet Ady Purnomo, pada saat menggelar konfrensi pers di halaman Polsek Namang, pelaku berhasil diciduk pihak Kepolisian Polsek Namang berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B-229/X/2019/BABEL/RES BATENG/SEK Namang tanggal 19 Oktober 2019.

Pelaku yang bernama Riki Kardo alias Riki Kuk (24) warga Jalan Bukit Tenggiling Desa Air Mesuk Kecamatan Pangkalan Baru Bateng ini, berhasil diringkus oleh Pihak Kepolisian di Desa Kayu Besi Kecamatan Namang Kabupaten Bateng, padahal pelaku baru saja menghirup udara bebas selama 1 bulan setengah.

"Jadi dia ini residivis spesialis curat, ini yang ketiga kali dia ditangkap, pelaku ini memang terkenal gesit dan licin," ujar Ipda Deka, Selasa (22/10) saat melakukan konfrensi pers.

Ipda Deka menjelaskan jika pada tanggal 19 Oktober 2019 sekira pukul 14.00 WIB, pelaku berhasil masuk ke rumah korban bernama Yadi warga Cambai Selatan melalui pintu rumah bagian belakang, saat pelaku berhasil memasuki rumah, pelaku pun mulai melancarkan perbuatan tercelanya, namun saat pelaku membongkar isi lemari Yadi, pelaku tidak bisa menemukan barang milik Yadi, sehingga pelaku langsung meningglkan rumah Yadi dengan posisi berantakan.

Tak puas pulang dengan tangan kosong, pelaku kembali berhasil membobol rumah warga lainnya yang bernama Zulkarnain alias Ijul, yang beralamat di Dusung Telang Desa Cambai Selatan Kecamatan Namang Bateng, ia kembali memasuki rumah Ijul dengan cara merusak kunci pintu dengan menggunakan dodos yang menurut pengakuan pelaku ia temukan di belakang rumah tersebut.

Di rumah Ijul inilah pelaku berhasil menggasak satu untai gelang rantai, dua buah cincin bermotif, dan satu unit mesin robin dengan tulisan gasoline engine water pump model 30CX berwarna hitam putih, yang rencananya akan dijual pelaku untuk mendapatkan uang.

Dalam penangkapan tersebut pihak kepolisian menyita barang bukti berupa satu unit motor Honda Scoopy tanpa nomor kendaraan, satu untai gelang rantai, dua buah cincin bermotif, satu unit mesin robin dengan tulisan gasoline engine water pump model 30CX berwarna hitam putih, satu buah dodos bergagang kayu, satu buah celengan yang berisi uang Rp 350.00, satu buah obeng, dan sebilah pisau.

Ipda Deka mengatakan jika berdasarkan keterangan saksi dan hasil interogasi terhadap pelaku, pelaku melakukan aksinya seorang diri, namun Polsek Namang masih terus melakukan pengembangan. Dikarenakan perbuatan tercela ini pelaku terancam hukuman pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved