Berita Pangkalpinang

APBD 2020 Defisit Rp 180 Miliar, DPRD Babel Pangkas Anggaran SPPD hingga Rp 45 Miliar

Pemangkasan dilakukan di rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama TAPD yang digelar, Rabu (23/10/2019).

APBD 2020 Defisit Rp 180 Miliar, DPRD Babel Pangkas Anggaran SPPD hingga Rp 45 Miliar
Bangka Pos / Hendra
Rapat Badan Anggaran bersama TAPD membahas APBD 2020 hasil evaluasi Kemendagri, Rabu (23/10/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Besarnya defisit APBD Babel tahun 2020 sebesar Rp 180 miliar atau lebih dari 10 persen APBD Rp 3,1 trilliun membuat DPRD Babel dan TAPD memangkas anggaran hingga Rp 45 miliar.

Pemangkasan dilakukan di rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama TAPD yang digelar, Rabu (23/10/2019).

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan rapat banggar tersebut dilakukan hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kemendagri terkait APBD Babel 2020.

"Awalnya memang defisit kita dikisaran Rp 180 miliar, dan rencananya ditutupi dari APBN. Ternyata dari hasil evaluasi Kemendagri tidak bisa menutupi defisit kita yang mencapai Rp 181 miliar itu," kata Didit Srigusjaya.

Dikarenakan APBN tidak bisa menutupi defisit tersebut yang angkanya bisa di atas 10 persen, maka dilakukanlah pemangkasan anggaran kegiatan.

Pemangkasan kata Didit setelah dihitung butuh pemangkasan sekitar Rp 88 miliar untuk mengurangi defisit.

Lanjut Didit, dari Rp 88 miliar ada komponen dana insentif daerah (DID) sebesar Rp 43 miliar.

"Untuk mengakomodir Rp 43 miliar ini kita ambil dari SPPD. Artinya kita memangkas SPPD dari eksekutif sebesar Rp 30 miliar dan SPPD dari DPRD sebesar Rp 15 miliar. Kemudian untuk sisanya itu kita coret anggaran yang tidak skala prioritas untuk mengurangi defisit kita," jelas Didit Srigusjaya.

Ditanya kecilnya SPPD DPRD yang dicoret dibandingkan dengan eksekutif, Didit menjelaskan bahwa pada awal pembahasan anggaran, SPPD DPRD pun sudah dilakukan pemangkasan.

Jumlah SPPD dewan yang dipangkas pada tahap awal pembahasan anggaran sebesar Rp 19 miliar.

"Awal kemarin kita sudah bantu mengurangi defisit dengan mencoret SPPD kita sebesar Rp 19 miliar, nah sekarang kita bantu juga cukup 15 miliar. Makanya kita minta eksekutif juga bantu defisit dengan mencoret SPPD nya sebesar Rp 30 miliar. Dan ini sudah final," kata Didit Srigusjaya.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved