Berita Sungailiat

Jual Gas Subsidi Demi Untung Dua Ribu Rupiah, Aloi Sebut Warga Tak Mengeluh Soal Harga

Aloi membeberkan alasannya menjual tabung gas seharga Rp 20.000 pertabung kepada masyarakat sekitarnya.

Jual Gas Subsidi Demi Untung Dua Ribu Rupiah, Aloi Sebut Warga Tak Mengeluh Soal Harga
bangkapos.com/Fery Laskari
Tampak Aloi (30), pemilik gudang toko di Kampung Baru Limbang Jaya Sungailiat Bangka.(Photo screenshoot di video hasil karya video 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemilik gudang toko di Kampung Baru Limbang Jaya Kelurahan Surya Timur Sungailiat Bangka, Aloi (30), mengakui menjual gas elpiji tabung 3 kg seharga Rp 20.000 per tabung.

Namun ia pastikan harga yang ia patok tak menjadi keluhan warga. Justru sebaliknya, warga berani bayar lebih tinggi karena memang membutuhkan gas elpiji.

Hal ini diutarakan Aloi (30), terkait adanya penggeladahan gudang toko miliknya di Kampung Baru Limbang Jaya Sungailiat oleh Tim Satpol PP Bangka, Rabu (23/10/2019).

Ketika diwawancarai bangkapos.com, Rabu (23/10/2019), Aloi membeberkan alasannya menjual tabung gas seharga Rp 20.000 pertabung kepada masyarakat sekitarnya.

"Kami tahu lah (itu pelanggaran), tapi kan masyarakat disitu (Kampung Baru Limbang jaya) minta tolong. Makanya saya beli di Pangkalan (gas elpiji 3Kg) di Kampung Baru (untuk dijual lagi). Tidak ada masyarakat mengeluh saya jual Rp 20.000 per tabung, malah kalau dijual lebih juga mereka mau, tapi saya tidak berani jual lebih dari dua puluh ribu," kata Aloi, Rabu (23/10/2019).

Aloi mengaku setiap pekan ia membeli gas tabung 3 kg jenis subsidi pemerintah di Pangkalan Gas Elpiji Kampung Baru milik Syahrial seharga Rp 18.000 pertabung, walaupun HET Pangkalan seharusnya Rp 15.900 pertabung 

"Saya beli gas tabung 3 Kg kepada Pak Syahrial selaku pemilik pangkalan gas di Kampung Baru Limbang jaya. Saya beli Rp 18.000 per tabung, lalu saya jual lagi Rp 20.000 per tabung kepada masyarakat. Saya untung dua ribu rupiah per tabung," katanya.

Dalam seminggu Aloi mengaku mendapat jatah pembelian di Pangkalan Gas Syahrial hanya belasan tabung gas elpiji 3 Kg.

Lalu soal temuan Pol PP di gudang tokonya sebanyak 21 tabung gas elpiji, menurut Aloi itu hanya kebetulan saja karena stok warga yang belum diambil.

"Itu kan karena ada yang stok. Yang jelas saya tidak jual bebas, hanya khusus masyarakat situ saja (Kampung Baru Limbang Jaya)," ujar Aloi 

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved