Lestarikan Tradisi, Masyarakat Air Anyir Rayakan Rebo Kasan, Ketupat Lepas Simbol Terlepas dari Bala

Masyarakat Desa Air Anyir Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka setiap tahun mengelar kegiatan Rebo Kasan

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat Desa Air Anyir Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka setiap tahun mengelar kegiatan Rebo Kasan, yang dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Shafar.

Ritual adat Rebo Kasan merupakan upacara adat yang dilakukan sebagai simbol untuk menolak bala.

Tujuannya tradisi Rebo Kasan ini dilakukan untuk menolak bala dan memanjatkan doa agar diberikan keselamatan.

Pelaksanaan Rebo Kasan kali ini Rabu (23/10/2019) dipusatkan di Masjid Farhan Kamal. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Ketua DPRD Bangka Iskandar yang juga tokoh masyarakat Desa Air Anyir, Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono, Kabag Kesra Pemprov Babel dan undangan lainnya.

Pada ritual adat Rebo Kasan ini, sebelumnya seorang muazin mengumandangkan azan lalu beberapa ulama di Desa Airanyir membacakan doa kemudian mencelupkan kertas berisi doa ke dalam dua kendi yang lalu diisi air bersih.

Kendi ini  berisi air wafaq yang nanti beramai-ramai diambil oleh warga yang datang untuk di minum.

Selanjutnya seorang ulama desa Air Anyir membacakan doa lalu para undangan memegang ketupat lepas

Ketupat ini dipegang kedua sisinya lalu ditarik sehingga rangkaiannya terlepas.

Ketupat lepas ini sebagai simbol terlepasnya dari balak atau bencana.

(Bangkapos.com/Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved