Kepala BKPSDM Babel Pastikan Tidak Ada Regulasi ASN Bisa Ikut Ujian Golongan di Daerah Lain

Menggunakan surat tersebut, ASN di Babel ditawarkan ikut tes dengan biaya tertentu

Kepala BKPSDM Babel Pastikan Tidak Ada Regulasi ASN Bisa Ikut Ujian Golongan di Daerah Lain
bangkapos.com/ DEDY Q
Kepala BKPSDM Babel Sahirman Jumli 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Beredar kabar adanya edaran dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dari suatu daerah di provinsi lain ke BKD di suatu kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Isinya adalah pemberitahuan bahwa BKD menggelar tes kompetensi untuk kenaikan golongan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menggunakan surat tersebut, ASN di Babel ditawarkan ikut tes dengan biaya Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta.

Terkait ini, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangka Belitung Sahirman Jumli mengatakan, kabar itu tergolong informasi yang tidak jelas.

Pihaknya belum mendapatkan laporan terkait ini.

Dia mengatakan, tak ada regulasi yang memungkinan untuk tes seperti edaran yang dimaksud bisa dilakukan.

"Itu tidak jelas regulasinya. Setiap kebijakan seperti ini harus ada regulasinya, minimal surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kemenpan RB yang terkait aturan teknis. Sementara ini, kami belum pernah menerima regulasi model yang seperti ini," kata Sahirman, Selasa (22/10/2019).

Menurut Sahirman, edaran tersebut mungkin hanya bersifat dan berlaku di kebijakan lokal saja.

Artinya hanya diperuntukkan bagi pegawai di lingkungan itu saja.

"Mungkin spesifiknya untuk daerah itu saja," kata Sahirman.

Dia memastikan ujian kenaikan golongan di lingkungan Pemprov Babel tak pernah menggunakan model ujian seperti ini.

Lagi pula, menurut Sahirman, tak ada yang bisa menjamin seorang ASN lulus pada setiap ujian kenaikan golongan di lingkungan Pemprov Babel.

"Di kami untuk ujian kenaikan golongan itu ada, misalnya ujian dinas. Kami buka per periodik, misalnya dari golongan dua ke tiga, tiga ke empat. Ini kami umumkan secara resmi, daftar pesertanya, baru kami buka. Kami ada buka seperti itu, tetapi dibuka secara resmi," ujarnya. (deq)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved