Mahasiswa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Dibekali Ilmu Arah Kiblat dan Waktu Sholat

Mahasiswa IAIN SAS Babel Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Program Studi Hukum Keluarga Islam belajar tentang arah kiblat & waktu sholat

Mahasiswa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Dibekali Ilmu Arah Kiblat dan Waktu Sholat
ist/IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik
MAHASISWA IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang kuliah di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), mendapat kesempatan belajar tentang arah kiblat dan waktu sholat, Rabu (23/10). 

MAHASISWA IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang kuliah di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), mendapat kesempatan belajar tentang arah kiblat dan waktu sholat, Rabu (23/10).

Kegiatan yang diikuti oleh 100 mahasiswa dari semester satu sampai tujuh dari Prodi HKI ini dikemas dalam workshop dengan tema ‘Penentuan Arah Kiblat dan Waktu Sholat ’.

Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Babel, Dr. H. Muh. Misdar, M.Ag. menyampaikan, kegiatan ini lanjutan dari pelajaran ilmu Falaq di kelas yang telah diberikan ke mahasiswa.
Tujuannya agar mahasiswa mempunyai pengetahuan mendasar mengenai penentuan arah kiblat dan nantinya lahir orang-orang yang peduli dengan hal ini.

“Ini sebagai praktikum bagi mahasiswa Prodi HKI, karena mereka telah mendapat teori di kelas, harapannya nanti ada dari mahasiswa-mahasiswa ini peduli dengan arah kiblat di Babel ini,” ungkap Misdar.
Sementara itu Tim Imsak dan Rukyah Provinsi Sumatera Selatan sekaligus narasumber dalam kegiatan ini, Drs. H. M. Teguh Shobri, M.H.I. menyampaikan, penentuan arah kiblat sangat penting dilakukan.
Menurutnya, kebanyakan umat Islam abai dalam hal ini. Sebetulnya fungsinya sangat banyak di antaranya penentu arah sholat, peletakan WC hingga kuburan.

Penyerahan plakat dan foto bersama panitia beserta narasumber dalam kegiatan Workshop Penentuan Arah Kiblat dan Waktu Sholat oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) di Rektorat IAIN SAS Babel, Rabu (23/10)
Penyerahan plakat dan foto bersama panitia beserta narasumber dalam kegiatan Workshop Penentuan Arah Kiblat dan Waktu Sholat oleh Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) di Rektorat IAIN SAS Babel, Rabu (23/10) (bangkapos/nordin)

“Permasalahan arah kiblat ini memang jadi masalah betul, banyak yang abai dan sekadarnya saja, sebetulnya di manapun kita sholat harus menghadap kiblat, selama ini kita masih sembarang padahal inikan syarat sah dari sholat , dan ini menurut saya paling terabaikan,” ung­kapnya.
Penentuan arah kiblat cukup sekali dilakukan, yakni pada saat hendak melakukan pembangunan atau dicocokkan jika tempat ibadah tersebut telah dibangun, misal masjid atau musholla baik itu di rumah atau di tempat-tempat umum lainnya.
“Kalau kita di hutan atau tempat-tempat yang minim matahari, itu tidak masalah menghadap kemana saja untuk sholat ,” sebutnya.
Diapun berharap, dari kegiatan ini nantinya akan lahir generasi-generasi yang peduli dengan lingkungannya apalagi untuk menentukan arah kiblat. (adv/n7/may)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved