Pangkalpinang Targetkan Zero Narkoba

Pemkot Pangkalpinang bersama BNNK Pangkalpinang berkomitmen dan selalu berupaya memberantas serta mencegah peredaran narkoba masuk ke Pangkalpinang

Pangkalpinang Targetkan Zero Narkoba
Bangkapos/irakurniati
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil dan Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ichlas Gunawan melakukan pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 1,6 kilogram, Rabu (23/10). 

PEMERINTAH Kota Pangkalpinang bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pangkalpinang berkomitmen dan selalu berupaya memberantas serta mencegah peredarah narkoba masuk ke Pangkalpinang. Upaya-upaya yang dilakukan dengan cara bersinergi dan berkolaborasi khususnya mencegah masyarakat yang belum terpapar agar menghindari bahaya barang haram tersebut. 

Beberapa waktu lalu BNNK Pangkalpinang berhasil meringkus tersangka inisial Z yang menjadi pengedar sabu di tempat kejadian perkara (TKP) Kelurahan Pasir Putih. Barang bukti seberat 1,8 kilogram berhasil didapatkan oleh petugas. Pemusnahan barang bukti pun dilakukan di Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (23/10).

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengapresiasi pengungkapan kasus yang dilakukan BNN. Sekadar diketahui selama kurun waktu 10 bulan, BNN Pangkalpinang berhasil mengungkap 8 kilogram peredaran sabu. Molen mengatakan, terus berkomitmen menuntaskan kasus peredaran narkoba dan berupaya melakukan pencegahan khususnya pada masyarakat yang belum terpapar.

“PR (pekerjaan rumah) ini akan kita kejar terus. Kami akan bersinergi bersama BNN untuk memberantas ini,” kata Molen ditemui usai pemusanahan barang bukti.

Molen berkomitmen Pangkalpinang yang dikenal dengan jargon Kota Beribu Senyuman, ditargetkan zero narkoba. Dengan berbagai upaya yang dilakukan pihaknya dan bersinergi dengan unsur terkait. Dia juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melindungi diri dari bahaya barang haram yang dapat merusak generasi bangsa tersebut.
Pihaknya juga akan konsen terhadap kelurahan-kelurahan yang menjadi zona peredaran narkoba untuk dijadikan sebagai Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba). Kelurahan Pasir Putih sebagai kawasan yang dicap kerap dipakai untuk bertransaksi barang haram juga dicanangkan sebagai Kelurahan Bersinar di tahun 2020.

“ini skala prioritas kami untuk kelurahan yang berisiko. Namun, tujuan akhirnya semua kelurahan akan dijadikan Kelurahan Bersinar secara bertahap,” kata Molen.

Dia berharap, dengan sinergi bersana BNN, Forkopimda, juga otoritas kepelabuhanan bisa menekan masuknya narkoba ke wilayah Pangkalpinang. Molen berkomitmen untuk memberantas tuntas narkoba demi bekal generasi mendatang agar tidak dirusak oleh zat bahaya narkoba.

Sementara, Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ichlas Gunawan menuturkan, semangat dan dukungan dari kepala daerah ini yang mendorong timnya untuk semakin solid dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Memang, menurutnya, kejahatan narkoba sangat sulit ditebak. Tapi ini tidak menjadi kendala dan hambatan bagi mereka, sekalipun dengan keterbatasan sarana dan pra sarana yang dimiliki.

“Kami siap bersinergi bersama pemerintah. Kita berantas narkoba hingga ke akarnya. Saya terima kasih pak wali kota mendukung kami dan sama-sama kita jaga sinergisitas ini,” kata Ichlas.

Pemusnahan barang bukti sabu sebanyak 1,6 kilogram dilakukan dengan cara diblender kemudian dibuang ke saluran pembuangan. Total barang bukti seberat 1,8 kilogram, namun sekitar 200 gramnya dibawa ke laboratorium untuk diuji. Pemusnahan dilakukan oleh Wali Kota, Kepala BNN, Kepala Lapas Tuatunu, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Pengadilan Negeri dan Dandim 0413 Bangka. (adv/q6/may)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved