Kriminalitas

Pelaku Duel Maut Rebutan Janda di Kabupaten Bangka Divonis 16 Tahun Penjara

Perkelahian kedua pria sesama status duda ini terjadi demi memperebutkan cinta Zahra (35), sang janda pujaan hati.

Pelaku Duel Maut Rebutan Janda di Kabupaten Bangka Divonis 16 Tahun Penjara
(Bangkapos/Ferylaskari)
Anto Iwan (35), pelaku pembunuh berencana menewaskan Andrew dalam kasus rebutan janda beranak tiga. 

Perkelahian kedua pria sesama status duda ini terjadi demi memperebutkan cinta Zahra (35), sang janda pujaan hati.

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kisah duel maut berebut janda beranak tiga di Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka, berakhir sudah. Anto Iwan (35), Kamis (24/10/2019) diganjar vonis 16 tahun kurungan penjara, karena terbukti membunuh Andrew (41).

Perkelahian kedua pria sesama status duda ini terjadi demi memperebutkan cinta Zahra (35), sang janda pujaan hati.

Vonis ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Dewi Sulistiarini di hadapan Terdakwa Anto Iwan (35) di ruang sidang pengadilan setempat.

"Menyatakan Terdakwa Anto Iwan alias Anto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, menjatuhkan pidana 16 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," tegas Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat, Dewi Sulistiarini membacakan amar putusan di ruang sidang PN Sungailiat, Kamis (24/10/2019).

Berdasarkan bukti dan keterangan saksi di persidangan, Majelis Hakim PN Sungailiat masing-masing Dewi Sulistiarini (Ketua), Arief Kadarmo (Anggota) dan Joni Mauludin (Anggota) merasa yakin, Terdakwa Anto Iwan secara sengaja dan berencana menghabisi nyawa orang lain, yaitu Andrew, menggunakan senjata tajam jenis pisau. Hakim menjerat Terdakwa pada Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana.

Ketua PN Sungailiat, Fatimah diwakili Humas PN Sungailiat, R Narendra Mohni kepada Bangka Pos, Kamis (24/10/2019), menyebut ada beberapa pertimbangan yang memberatkan sehingga Anto Iwan dijatuhi vonis 16 tahun penjara. "Hal yang memberatkan bahwa terdakwa berbelit-belit di persidangan dan tidak ada perdamaian antara terdakwa dengan keluarga korban," kata Kiki, sapaan akrab R Narendra Mohni.

Sementara hal yang meringankan yang dipertimbangkan hakim hanya satu, yaitu Terdakwa Anto Iwan sebelumnya belum pernah dihukum.

"Pertimbangan yang meringankan bahwa Terdakwa Anto Iwan belum pernah dihukum," tegas Kiki, memastikan usai putusan hakim, Anto Iwan langsung digelandang menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukitsemut Sungailiat Bangka.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Anto Iwan (35), terancam penjara seumur hidup. Pria ini diduga melakukan pembunuhan secara terencana menyusul sebilah pisau yang ia siapkan sebelum bertemu lawan, Andrew (40).

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved