Kriminalitas

Terhimpit Beban Ekonomi, YL Nekat Aborsi Janinnya, Ibu Kandung Curiga Gundukan Tanah Banyak Lalat

Entah apa yang merasuki hati YL ibu muda berusia 22 tahun ini. Dia nekat membunuh janin yang dikandungnya dengan cara aborsi.

Terhimpit Beban Ekonomi, YL Nekat Aborsi Janinnya, Ibu Kandung Curiga Gundukan Tanah Banyak Lalat
Ist/Humas Polres Beltim
Suasana rekonstruksi kejadian di TKP bersama pelaku.

BANGKAPOS.COM-- Entah apa yang merasuki hati YL ibu muda berusia 22 tahun ini. Dia nekat membunuh janin yang dikandungnya dengan cara aborsi.

Namun motif YL melakukan perbuatan keji tersebut, diduga karena himpitan ekonomi. D

YL warga Desa Damar, Kabupaten Belitung Timur ini melakukan aborsi janinnya, seorang diri Jumat (11/10/2019) di halaman belakang rumahnya.

Perbuatannya berhasil diungkap oleh Polres Beltim tidak lama setelah mendapat laporan warga.

Dari keterangan pelaku, diduga motif yang menjadi dasar perbuatannya karena himpitan ekonomi. Ia merupakan istri seorang pegawai PT Sawit.

Dia nekat menggugurkan janinnya karena anak pertamanya masih berumur 2,5 tahun.

"Aku lum siap nak punye anak kedua, muje gaji laki aku tek pas -pasan, sedangkan kebutuhan idup ne makin hari makin gede, anak pertame jak agik kecit. (Saya belum siap memiliki anak kedua karena penghasilan suami saja pas-pasan. Sedangkan kebutuhan hidup makin hari makin mahal. Anak pertama saya juga masih kecil--red)," aku YL kepada pihak kepolisian Polres Belitung Timur.

Kasus ini bisa diungkap berkat laporan dari ibu kandung pelaku sendiri. Ia curiga ada gundukan tanah yang banyak lalat di belakang rumahnya. Setelah digali ia kaget menemukan bayi laki-laki yang terbungkus kain merah.

Kasat Reskrim AKP Ferrey Hidayat atas seizin Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo langsung melakukan penangkapan dan saat ini sudah diamankan di rumah tahanan Polres Beltim.

"Kami juga sudah melakukan rekonstruksi kejadian pada Rabu (23/10/2019) supaya memperdalam dan memperjelas suatu perkara," kata Ferrey.

Atas perbuatannya, YL melakukan tindak pidana dan melanggar pasal 341 KUHPidana atau pasal 181 KUHPidana mengenai kejahatan terhadap nyawa atau tindak pidana kejahatan. YL terancam mendapatkan kurungan selama 7 (tujuh) tahun. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul Ibu Muda di Damar Beltim Tega Bunuh Bayinya Sendiri, Diduga Karena Motif Ekonomi

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved