Berita Pangkalpinang

Dinas Pariwisata Pangkalpinang Intip Potensi Destinasi Wisata Kopi

Menjamurnya kedai atau warung kopi di Kota Pangkalpinang, dinilai menjadi potensi munculnya destinasi pariwisata baru.

Dinas Pariwisata Pangkalpinang Intip Potensi Destinasi Wisata Kopi
bangkapos.com/Ira Kurniati
Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Eti Fahriaty 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menjamurnya kedai atau warung kopi di Kota Pangkalpinang, dinilai menjadi potensi munculnya destinasi pariwisata baru.

Warung kopi dianggap memberikan peluang menjanjikan untuk menarik wisatawan baik itu dari luar maupun lokal.

Keberadaan warung kopi digemari dari berbagai kalangan, tua maupun muda untuk sekedar menyeruput kopi ataupun sebagai tempat tongkrongan.

"Kami memang sudah melihat potensi ini pada warung kopi dan sudah membahas bersama PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) bagaimana mengangkat destinasi pariwisata melalui bidang ini. Tunggu nanti aksinya seperti apa," ujar Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Eti Fahriaty, Jumat (25/10/2019).

Menurutnya untuk mengangkat nilai jual parisiwata Pangkalpinang melalui kemunculan kedai kopi, pertama yang dilakukannya yakni mendata seluruh warung kopi dan mengkaji potensi-potensi apa yang bisa dibantu pelaku usaha tersebut dalam meningkatkan daya jual pariwisata ibu kota Bangka Belitung ini.

Setelah dilakukan pendataan, disusun dan dipetakan potensinya, pemilik maupum pekerja di warung kopi juga akan dikumpulkan dan diberikan pembinaan kepariwisataan.

Namun sementara ini Dinas Pariwisata belum mencatat berapa banyak kedai atau warung kopi yang ada di Pangkalpinang.

"insyallah dalam waktu dekat akan kita data dulu ada berapa banyak, lalu memikirkan apakah dengan membuat brand yang bisa meningkatkan kepariwisataan atau sebagainya. Itu belum direncanakan, yang paling penting kami lakukan pendataan dulu," sambungnya.

Pihaknya merancang kedai-kedai kopi ini tersusun secara rapi dan menarik minat pengunjung agar mendatanginya.

Eti menyebut setelah studi meninjau kota Semarang pada kegiatan Apeksi beberapa waktu lalu. Ia melihat ada sebuah warung kopi yang buka selama 24 jam dan selalu ramai dikunjungi penikmat kopi.

Menurutnya bisa saja ini diterapkan di Pangkalpinang namun masih perlu perencanaan yang matang.

(bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved