CPNS 2019

Pendaftaran CPNS 2019 di Link sscasn.bkn.go.id dan sscn.bkn.go.id, Begini Nasib Honorer dan PPPK

Begini nasib tenaga honorer dan PPPK/P3K di pendaftaran CPNS 2019 menurut Menko PMK baru

Pendaftaran CPNS 2019 di Link sscasn.bkn.go.id dan sscn.bkn.go.id, Begini Nasib Honorer dan PPPK
Tribunnews/Grafis/Rahmandito Dwiatno
Pendaftaran CPNS 2019 di Link sscasn.bkn.go.id, Begini Nasib Honorer dan PPPK 

Begini nasib tenaga honorer dan PPPK/P3K di pendaftaran CPNS 2019 menurut Menko PMK baru, seleksi via link sscasn.bkn.go.id. Juga ada link sscn.bkn.go.id di artikel ini.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Beberapa waktu lalu santer dikabarkan bahwa pada pendaftaran CPNS 2019 nanti tidak tersedia slot untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

Dikutip dari Kompas.com beberapa waktu lalu, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Mohammad Ridwan mengatakan bahwa yang dibuka hanyalah CPNS 2019 dan tidak ada P3K atau PPPK.

Ridwan menjelaskan, tidak direkrutnya PPPK tahun ini dikarenakan masalah anggaran daerah.

 "Rekrutmen bulan Oktober hanya) CPNS saja. Untuk P3K (PPPK), sebagian besar daerah tidak punya anggaran untuk menggaji mereka. Sementara ini fokus kami ke penerimaan CPNS 2019," ujar Ridwan.

Terbaru, dengan dilantiknya menteri baru di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, maka ada harapan bagi para peserta yang ikut seleksi P3K di Pendaftaran CPNS 2019 nanti.

Melansir sumber berita yang sama, Jum'at (25/10/2019), Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang baru dilantik hari Rabu kemarin, Muhadjir Effendy, sudah punya rencana kerja, salah satunya soal jatah guru honorer dalam penerimaan PNS/PPPK.

Dia berjanji akan mengusahakan jatah guru honorer bakal terus ada dalam penerimaan PNS/PPPK, meski jumlah tenaga honorer yang lolos jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018-2019 masih di bawah kuota yang disediakan.

“Memang kuota yang kita usulkan ke Kementerian PANRB ternyata enggak bisa dipenuhi oleh guru honorer," kata Muhadjir Effendy seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Kamis (24/10/2019).

Muhadjir mengatakan, ada beberapa alasan mengapa jumlah tenaga honorer masih jauh dari kuota yang disediakan.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved