DKUKM Gencar Berikan Bimtek dan Pelatihan Bagi Koperasi dan UMKM

Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung gencar melakukan pelatihan maupun bagi pengurus koperasi dan pelaku UMKM

DKUKM Gencar Berikan Bimtek dan Pelatihan Bagi Koperasi dan UMKM
Dinas KUKM Prov. Babel
Bimtek dan Pelatihan Bagi Koperasi dan UMKM, di Balatkop UKM, Senin (28/10/19). 

BANGKAPOS.COM - Dinas Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung gencar melakukan pelatihan maupun bagi pengurus koperasi dan pelaku UMKM. Pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM koperasi dan UMKM di Bangka Belitung.

"Pelatihan dan bimtek ini sebagai upaya pemprov untuk meningkatkan kualitas SDM koperasi dan UMKM. Pengurus koperasi dan pelaku UMKM harus mengimplementasikan ilmu yang telah diperolehnya," kata Kadis Koperasi dan UKM Prov Kep Bangka Belitung, Hj Elfiyena, saat membuka pelatihan di Balatkop UKM, Senin (28/10/19).

Bimtek pemanfaatan aplikasi keuangan bagi koperasi akan berlangsung selama tiga hari, pada tanggal 28-30 Oktober 2019. Sementara pelatihan manajemen pemasaran berlangsung selama lima hari, pada tanggal 28 Oktober - 01 November 2019 di Balatkop UKM di Pangkalpinang.

Hj Elfiyena menambahkan, pengurus koperasi harus mulai berevolusi. Koperasi di Babel harus berani menjalankan reformasi total koperasi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan IT dalam menjalankan koperasi.

"Koperasi sudah mulai berevolusi dengan memanfaatkan IT. Dengan bimtek ini, nantinya laporan keuangan sudah pakai aplikasi, jadi tidak lagi menggunakan cara konvesional," tambahnya.

Lebih lanjut, Hj Elfiyena menuturkan bahwa Pemprov sudah kerjasama dengan one Kecamatan one intrepeneur, OK Oce. Pihak OK Oce ini akan membantu pemasaran produk UMKM di Babel.

"Kita sudah MoU, mereka akan bantu pemasaran, bagaimana produk kita dipasarkan dan bisa tembus dunia," tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar pelaku UMKM untuk aktif melakukan promosi terhadap produknya. Produk yang dimiliki tersebut jangan disimpan tetapi dikenalkan kemasyarakat. Misalnya, pada pelatihan saat ini,semestinya pelaku UMKM membawa contoh produknya agar semakin dikenal.

“Kita harus bisa mempromosikan produk kita. Produk jangan disimpan, tapi harus dipromosikan agar semakin dikenal. Produk yang sudah ada dibawa, dan bisa dijual kepada para ASN di dinas," ujarnya.

Sumber : Dinas KUKM
Penulis : Surianto
Foto : Surianto

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved