Berita Bangka Selatan

Lima Hari Lakukan Operasi Zebra Menumbing 2019, Sudah Ada 156 Penilangan di Bangka Selatan

Polres Bangka Selatan sudah lakukan penilangan sedikitnya kepada 156 pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.

Lima Hari Lakukan Operasi Zebra Menumbing 2019, Sudah Ada 156 Penilangan di Bangka Selatan
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Proses Penilangan yang dilakukan pada Operasi Zebra Menumbing 2019 di Bilangan Kecamatan Toboali, Senin, (28/10/2019) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Selama lima hari lakukan Operasi Zebra Menumbing 2019 di wilayah hukum Bangka Selatan, Polres Bangka Selatan sudah lakukan penilangan sedikitnya kepada 156 pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.

Ketika dikonfirmasi pada Senin, (28/10/2019) Kabag Ops Polres Bangka Selatan, Kompol Rusnoto atas izin Kapolres Bangka Selatan, AKBP S. Ferdinand Suwarji menyatakan sejak pihaknya memulai operasi pada Rabu, (23/10/2019) hingga Minggu, (27/10/2019) pihaknya telah mengumpulkan sebanyak lebih kurang 156 tilang pelanggaran.

Selain penilangan, Kompol Rusnoto menyebutkan jika pihaknya juga memberikan teguran kepada puluhan pengendara kendaraan bermotor yang melintasi area lokasi operasi zebra.

"Selain melakukan penilangan kami juga lakukan teguran bagi pengguna motor yang lakukan pelanggaran ringan," kata Rusnoto kepada Bangkapos.com pada Senin, (28/10/2019).

Dari hasil Operasi Zebra Menumbing 2019, Kompol Rusnoto merincikan jika pelanggaran lalu lintas masih banyak dan didominasi oleh pengendara kendaraan bermotor atau kendaraan roda dua yang mencapai angka 125 penilangan.

Sementara untuk pengguna kendaraan roda empat atau lebih hingga saat ini baru mengeluarkan sebanyak 31 penilangan.

Untuk angka lanjut Kompol Rusnoto pasti akan terus bertambah karena ketidakpedulian pengendara motor atau mobil.

Kepada masyarakat Bangka Selatan, Kompol Rusnoto mengingatkan agar selalu mengendarai kendaraan bermotor dengan layak dan mematuhi aturan berlalu lintas karena sasaran dalam Operasi Zebra Menumbing 2019 ini yaitu kelengkapan surat-menyurat kendaraan, pengendara yang menggunakan telepon genggam saat berkendara dan pengendara yang tidak menggunakan Helm SNI.

"Kami harap pengguna motor dan atau mobil dapat mempersiapkan segala sesuatunya agar keamanan dalam berkendara dapat benar-benar terjaga dan terlindungi," pesan Rusnoto. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved